Dolar Australia 15 September 2026 Turun Terbebani Kekuatan Dolar AS

75

(Vibiznews – Forex) Dolar Australia bergerak turun pada hari Selasa, 15 September 2026, terbebani ekspektasi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada pekan ini.

Pasangan mata uang AUD/USD bergerak turun 0,165 pada 0,7129.

Para pelaku pasar meningkatkan probabilitas—hingga mencapai 86%—bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga pada pertemuan minggu ini, sembari juga memperhitungkan kemungkinan kenaikan lanjutan di kemudian hari tahun ini, yang pada gilirannya mendongkrak nilai dolar AS.

Di Australia, komentar bernada hawkish dari Reserve Bank (RBA), ditambah dengan kenaikan harga minyak, mendorong pasar untuk memperhitungkan peluang sebesar 90% akan adanya kenaikan suku bunga pada akhir bulan ini.

Asisten Gubernur RBA, Sarah Hunter, pekan lalu menyatakan bahwa bank sentral mungkin perlu kembali menaikkan suku bunga jika inflasi terbukti lebih persisten daripada yang diperkirakan.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent terus naik setelah serangan baru kelompok Houthi terhadap Arab Saudi dan serangan Iran terhadap kapal-kapal di kawasan Teluk memperparah kekhawatiran pasokan, menyusul penutupan jalur pipa minyak utama milik Arab Saudi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, Dolar Australia akan bergerak lemah tertekan penguatan dolar AS seiring menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pekan ini. Pasangan mata uang AUD/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 0,7117-0,7105. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 0,7141-0,7153.