(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen berakhir turun pada hari Selasa, tertekan berbagai sentimen bearish yaitu penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak dan langkah pemerintah Jepang menerbitkan utang pemerintah.
Pasangan mata uang USD/JPY berakhir naik 0,49% pada 155,10.
Yen melemah ke level terendah dalam satu minggu terhadap dolar pada hari Selasa.
Selain itu, lonjakan harga minyak mentah sebesar +4% pada hari Selasa berdampak negatif bagi ekonomi Jepang dan nilai tukar yen, mengingat Jepang mengimpor lebih dari 90% kebutuhan energinya.
Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (*T-note*) pada hari Selasa juga turut menekan yen.
Yen berada di bawah tekanan pada hari Selasa setelah sebuah laporan menyebutkan bahwa pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan target baru belanja pertahanan sebesar 3,5% dari PDB; langkah ini dapat meningkatkan penerbitan utang pemerintah untuk mendanai kenaikan tersebut dan berdampak negatif bagi yen.
Namun penurunan yen terbatas setelah indeks industri tersier bulan Juli mencatat kenaikan yang melampaui perkiraan. Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam 30 tahun sebesar 3,04% hari ini telah memperkuat faktor selisih suku bunga yang menguntungkan yen.
Indeks industri tersier Jepang bulan Juli naik +0,4% secara bulanan (*m/m*), lebih kuat dibandingkan perkiraan kenaikan sebesar +0,3% *m/m*.
Pasar memperhitungkan peluang 100% terjadinya kenaikan suku bunga BOJ sebesar +25 basis poin (*bp*) dalam pertemuan kebijakan hari Jumat. Pemerintah mendukung kenaikan suku bunga untuk memperkuat yen dan mencegah tekanan inflasi yang timbul akibat pelemahan yen.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat turun terbebani penguatan dolar AS dengan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan kenaikan harga minyak. Pasangan mata uang USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 155,49-155,88. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 154,46-153,82.








