Forex AUDUSD 2 November 2026: Terkoreksi Jelang Pengumuman Kenaikan RBA Rate

114

(Vibiznews-Forex) –  Posisi aussie dolar dalam pair AUDUSD melanjutkan pelemahan tipis dari minggu sebelumnya pada perdagangan sesi Eropa hari Senin (2/11/2026) seiring dengan antisipasi para investor  akan kebijakan RBA.

Diperkirakan keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,85%, level tertinggi dalam hampir dua dekade yang menandai kenaikan suku bunga kelima tahun ini sekaligus menegaskan tekad para pembuat kebijakan untuk memprioritaskan pengendalian inflasi.

Inflasi umum  tercatat naik menjadi 3,9% secara tahunan (year-on-year) pada kuartal ketiga, jauh di atas kisaran target RBA sebesar 2–3%, sementara inflasi inti juga tetap tinggi di angka 3,7%.

Di sisi lain, Gubernur RBA Michele Bullock menyebut kondisi pasar tenaga kerja  sedikit lebih ketat daripada yang diantisipasi sebelumnya, meskipun tingkat pengangguran tetap berada di angka 4,7% pada bulan September yang merupakan level tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dari laporan ekonomi, indikator inflasi bulanan Melbourne Institute untuk Australia naik 0,5% secara bulanan (month-on-month) pada Oktober 2026, meningkat dari 0,3% pada bulan sebelumnya dan mencatatkan kenaikan bulanan selama empat bulan berturut-turut.

Secara teknikal pair AUDUSD masih dalam rentang konsolidasi dengan bias bearish.

Kini pair berada di 0.7020 yang sedang koreksi menuju posisi support lemah di 0.7000 sebelum meluncur ke S3.

Namun jika koreksi tidak sampai kebawah 0.7000  akan mendaki  kembali ke 0.7033 sebelum menguji posisi R1, jika berhasil akan  melaju ke resisten lemahnya di R2.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
0,7075 0,7054 0,7045 0,7026 0,7018 0,7000 0,6987