Awal IHSG 3 Maret Dikuatkan Kenaikan Bursa Global Dan Rupiah

852

Indeks Harga Saham Gabungan pada pembukaan perdagangan Kamis (03/03) dibuka naik 11,24 poin atau 0,23 persen pada 4847,44. Penguatan IHSG terdorong penguatan bursa global dan penguatan Rupiah.

Bursa Wall Street ditutup naik pada akhir perdagangan Kamis dinihari (03/03), didukung posiitfnya data ekonomi AS. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,2 persen, di 16,899.32, dengan kenaikan tertinggi saham ExxonMobil . Indeks S & P 500 naik 0,41 persen, pada 1,986.45, dengan kenaikan sektor energi yang memimpin delapan sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik 0,29 persen, pada 4,703.42.

Lihat : Denyut Sektoral IHSG : Ditopang Sektor Konsumer, Saham KAEF Naik Tertinggi

Sedangkan bursa Eropa berakhir positif semalam terbantu pemulihan harga minyak mentah.

Sementara bursa Asia pagi ini dibuka positif terbantu penguatan bursa Wall Street. Terpantau indeks Nikkei naik 0,62% pada 16.850,29. Indeks ASX 200 naik 0,79 %, pada 5.060,90. Indeks Kospi naik 0,29 persen, pada 1.953,16.

Terpantau kurs Rupiah menguat pagi ini. Kurs USDIDR melemah -0,23% pada 13,255.

Demikian juga dari data ekonomi domestik membukukan hasil positif. Indonesia mencatatkan hasil deflasi  0,09 persen secara bulanan pada bulan Februari, sedangkan secara tahunan bukukan kenaikan tipis inflasi pada 4,42 persen dengan penurunan harga pangan dan listrik, demikian rilis yang diumumkan Biro Pusat Statistik Indonesia, Selasa (01/03).

Lihat : Indonesia Catatkan Deflasi Februari, Inflasi Masih Terkendali

Dengan hasil ini menggambarkan inflasi Indonesia masih terkendali, sesuai dengan estimasi inflasi Bank Indonesia di kisaran 4 +/- 1 persen, memungkinkan bank sentral untuk melanjutkan pelonggaran suku bunga acuan pada pertemuan dewan gubernur pada 16 Maret dan 17.

IHSG pada awal perdagangan pagi ini dikuatkan 8 sektor yang positif, dengan kenaikan tertinggi pada sektor Keuangan yang naik 0,96%. Pada pagi ini tercatat 121 saham menguat, sedangkan 18 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 298 juta saham dengan nilai mencapai lebih 380 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 16.500 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan penguatan bursa global dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4818-4793, dan kisaran Resistance 4887-4917.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here