Harga Gula Akhir Pekan Melonjak, Hasilkan Lompatan Mingguan 7 Persen

714

Harga gula berjangka ICE berakhir melonjak pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Sabtu dini hari (04/06). Harga komoditas ini mengalami penguatan dipicu sentimen bullish yaitu cuaca hujan di Brazil yang mengganggu distribusi produksi gula dan kenaikan mata uang Real Brazil.

Gula berjangka naik ke level tertinggi dalam hampir dua tahun setelah curah hujan besar di pelabuhan di Brazil yang menyebabkan perlambatan panen pada saat permintaan tinggi.

Pelabuhan Santos menjadi terbasah Mei sejak setidaknya 2013 dan pelabuhan saat ini menunggu untuk memuat 1,9 juta metrik ton gula, menurut lembaga pengiriman Alphamar Agencia Maritima dan Williams Servicos Maritimos Ltda. Curah hujan di atas rata-rata akan lebih intensif selama lima hari ke depan di wilayah utama penghasil Brasil, kata MDA Weather Services.

Kenaikan harga gula juga didukung penguatan mata uang Real Brazil. Pada penutupan perdagangan mata uang kemarin Real Brazil menguat terhadap dolar AS. Pasangan kurs USDBRL berakhir turun -1,71 persen pada 3.5261.

Penguatan Real Brazil adalah sentimen bullish untuk harga komoditas dalam mata uang dolar AS, membuat ekspor kurang menarik dalam mata uang lokal. Brasil adalah produsen top dunia dari gula.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melonjak sebesar 0,67 sen atau setara dengan 3,71 persen pada posisi 18,75 sen per pon.

Hasil akhir pekan ini mengakumulasikan lonjakan mingguan sebesar 7,02 persen, sebagian besar dipicu gangguan produksi dan penguatan Real Brazil.

Lihat : Harga Gula ICE Melonjak Hampir 4 Persen, Tertinggi Dalam 23 Bulan

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan kekuatiran hambatan produksi tebu karena cuaca hujan dan penguatan Real Brazil. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 19,25 sen dan 19,75 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 18,25  sen dan 17,75 sen.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here