Data Pekerjaan Swasta AS Lemah; Dollar AS dan Wall Street Merosot

1353

Bursa Saham ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari (07/07) karena kerugian pada saham-saham teknologi. Indeks Dow Jones turun -0,74 persen menjadi ditutup pada level 21,320.04, dengan pelemahan  UnitedHealth, Walt Disney, 3M dan Apple. Indeks S & P 500 melemah -0,94 persen menjadi berakhir pada 2.409,75, tertekan penurunan sektor energi. Indeks Nasdaq turun -1,0 persen, ditutup pada 6.089,46.

Pasar di Asia dibuka turun pada hari Jumat karena tertekan hasil penutupan bursa A.S yang lebih rendah dan kenaikan imbal hasil obligasi. Indeks Nikkei kehilangan -0,30 persen pada level 19.934,50, indeks ASX 200 turun -1,44 persen pada 5676,00 indeks Kospi turun -0,36 persen, pada 2380.08.      

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS naik 0,9 persen di 45,52 dollar per barel pada akhir perdagangan Jumat (07/07) terdukung penurunan persediaan minyak mentah dan bensin mingguan A.S. Untuk selanjutnya harga minyak mentah berpotensi bergerak lemah masih tertekan kekuatiran peningkatan pasokan global dan proyeksi bearish analis.

Sedangkan harga emas berakhir turun -0,19 persen menjadi $ 1,224.11 per ounce, karena rilis data lapangan kerja sektor swasta yang lebih rendah dari perkiraan menekan dollar AS. Untuk selanjutnya harga emas berpotensi naik jika pelemahan dollar AS berlanjut, namun perlu dicermati aksi profit taking.

Dari pasar valas, Dolar AS bergerak melemah terhadap mata uang rivalnya karena data lapangan kerja sektor swasta yang lebih rendah dari perkiraan menekan dollar AS . EURUSD naik 0,63 persen pada 1.1423. GBPUSD naik 0.29 persen pada 1.2970. USDJPY turun -0,04 persen pada 113.21.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Kamis sore (06/07), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir naik 0,42 persen, pada 5849,57. Kenaikan IHSG terdukung upaya bargain hunting investor lokal. Pelemahan bursa Wall Street dan Asia pagi ini dapat menajdi sentimen negatif IHSG, namun jika aksi bargain hunting investor asing bertambah, akan mengangkat bursa. Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5767-5805 dan resisten  5866-5910.  Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini:  BMRI, ADRO, JSMR dan PTPP.
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here