(Vibiznews – Banking) – Berdasarkan data dari Departemen Komunikasi BI, pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meliputi M1 (uang beredar dalam arti sempit), uang kuasi (mencakup tabungan, simpanan berjangka dalam rupiah dan valas, serta giro dalam valuta asing), dan surat berharga yang diterbitkan oleh sistem moneter yang dimiliki sektor swasta domestik dengan sisa jangka waktu sampai dengan satu tahun, dinilai kembali melambat pada Desember 2017. Posisi M2 tercatat Rp5.418,5 triliun atau tumbuh 8,3% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 9,3% (yoy). Perkembangan tersebut disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan seluruh komponen M2, baik uang beredar dalam arti sempit (M1) maupun uang kuasi. M1 tumbuh melambat dari 13,1% (yoy) pada November 2017 menjadi 12,4% (yoy). Sementara itu, uang kuasi tumbuh melambat dari 8,0% (yoy) pada November 2017 menjadi 6,8% (yoy) pada Desember 2017.
Berdasarkan faktor yang memengaruhi, perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan Pemerintah Pusat (Pempus). Kontraksi operasi keuangan Pempus tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih Pempus sebesar -5,7% (yoy) pada Desember 2017, lebih rendah dari 1,9% (yoy) pada November 2017. Di sisi lain, kredit1 yang disalurkan perbankan pada akhir Desember 2017 tercatat Rp4.763,2 triliun atau tumbuh 8,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan November 2017 yang tumbuh 7,4% (yoy). Sementara itu, pertumbuhan aktiva luar negeri bersih juga meningkat dari 17,2% (yoy) pada November 2017 menjadi 18,7% (yoy) pada Desember 2017.
Suku bunga kredit dan suku bunga simpanan berjangka kembali turun, mencerminkan masih berlangsungnya transmisi penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI 7-Day Reverse Repo). Pada Desember 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat 11,30% atau turun 15 basis poin dari bulan sebelumnya. Demikian halnya suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 3, 6, dan 12 bulan yang masing-masing tercatat sebesar 6,11%, 6,61%, dan 6,80%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,17%, 6,63%, dan 6,82%. Di sisi lain, suku bunga simpanan tenor 1 dan 12 bulan mengalami peningkatan dari 5,80% dan 6,72% menjadi 5,81% dan 6,73% pada Desember 2017.
Sumber : Bank Indonesia
Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Editor : Asido Situmorang



