(Vibznews-Commodity) Harga emas dan perak naik lumayan pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa kemarin, dengan adanya koreksi rebounds dari tekanan jual yang menyetir pada emas dan perak ke kerendahan selama 12 bulan baru-baru ini. Namun demikian, postur tehnikal dalam jangka pendek tetaplah sepenuhnya bearish.
Emas berjangka bulan Desember diperdagangkan naik $5.40 per ons di $1223. Perak Comex bulan September terakhir diperdagangkan naik $0.147 di $15.495 per ons.
Emas berjuang untuk membukukan suatu pemulihan yang berarti dan masih tetap berada dalam kejauhan yang menyolok di kerendahan selama 17 bulan. Harga spot berakhir naik pada hari Selasa kemarin dan mengambil kembali sebagian dari penurunan pada sesi sebelumnya, meskipun suatu kombinasi dari kekuatan yang saling bertabrakan hanya memberikan sedikit dorongan tambahan dan tetap membuat tahanan terhadap setiap momentum positip yang kuat.
Penurunan balik dolar AS yang cukup lumayan telah membangkitkan kembali permintaan untuk komoditi yang berdenominasikan dolar AS ini. Namun faktor yang positip sebagian besar dihilangkan oleh memudarnya permintaan “safe-haven” ditengah sentimen trading yang positip di sekitar pasar saham.
Indeks dolar AS (DXY) telah kehilangan keuntungan awal dan sekarang mundur kembali ke 95.10 kerendahan selama sesi. Indeks dolar AS ini diperdagangkan dalam kerendahan selama seminggu di 95.10 setelah kenaikan permintaan untuk Yuan Cina, yang menyeret USD/CNY ke kerendahan terbaru di 6.83. Pertikaian dagang antara AS dan Cina tetap menyetir sentimen pasar pada saat ini.
Hal diatas, ditambah dengan ekspektasi yang kuat akan kenaikan tingkat bunga oleh the Fed, didorong lagi oleh kenaikan dari imbal hasil obligasi Treasury AS, semuanya berkoloborasi membuat tahanan terhadap kenaikan harga dari metal kuning yang tidak mempunyai imbal hasil.
Melihat pada gambaran yang lebih luas, komoditi emas telah berosilasi di dalam rentang trading yang lebih luas selama empat sesi perdagangan yang telah lewat. Jadi perlu menunggu terjadinya break yang berkelanjutan sebelum para trader mulai memposisikan arah jangka pendek
Dari sisi tehnikal, komoditi emas telah menghadapi kesulitan untuk bergerak kembali keatas dan ketidak mampuan untuk membukukan pemulihan yang signifikan jelas memberikan petunjuk bahwa kecenderungan jual dalam jangka pendek kemungkinan masih jauh daripada berakhir.
Dengan demikian, pergerakan naik yang terdekat akan berhadapan dengan resistant yang teguh di $1228 dan tahanan berikutnya berada pada area $1231-33. Sebaliknya, apabila turun menembus area $1206-05, maka akan menandai bearish yang baru yang jatuh kearah angka psikologis $1200 sebelum komiditi emas ini akhirnya jatuh ke kerendahan pada bulan Maret 2017, di area sekitar $1194-93.
Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group
Editor: Asido



