Rekomendasi Forex EUR/USD Minggu Ini (3 – 7 Februari 2020)

1222

(Vibiznews-Forex) Volatilitas minggu lalu rendah. EUR/USD turun ke kerendahan baru 2020 di 1.0991, berhasil pulih dengan membukukan keuntungan mingguan kecil ditutup disekitar 1.1095. Kenaikan EUR/USD disebabkan kelemahan dolar AS bukannya kekuatan EUR sendiri.

Event-event utama tertutup oleh ketakutan akan virus corona. Data dan perkembangan di Amerika Serikat tidak mengesankan. Pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS tidak memberikan sesuatu yang baru. Tingkat suku bunga tidak berubah dan pernyataan yang dikeluarkan oleh Powell sama dengan yang telah dirilis pada bulan Desember. Amerika Serikat juga merilis perkiraan pertama dari GDP kuartal ke 4 yang muncul sesuai dengan yang diperkirakan pada 2.1%. Demikian juga dengan inflasi PCE inti untuk bulan Desember, muncul sesuai dengan yang diperkirakan di 1.6% YoY.

Di Uni Eropa keadaan tidak lebih baik. GDP kuartal ke 4 meleset dari yang diperkirakan pasar dengan angka 1.0% YoY sementara perkiraan pendahuluan inflasi bulan Januari sesuai dengan yang diperkirakan 1.4%.

Penjualan ritel Jerman turun tajam pada bulan Desember, sementara survey IFO menunjukkan bahwa iklim bisnis turun ke 95.9 pada bulan Januari.

Pada hari Kamis, WHO memberikan tekanan mengenai virus corona, dan menyatakan merebaknya wabah sebagai kondisi darurat atas kesehatan publik yang menjadi keprihatinan internasional. Pada hari Jumat ada kelegaan sebentar yang menebarkan sentimen “risk-on”. Namun sekarang kembali meningkat. Ketakutan malapetaka ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global yang akan membuat pasar mencari keamanan yang akan memberikan keuntungan bagi dolar AS dan sebaliknya menekan matauang bersama Eropa.

Pada permulaan bulan Februari minggu ini, Markit akan merilis PMI final bulan Januari untuk dua sektor. Di Amerika Serikat akan keluar PMI ISM Manufacturing yang diperkirakan akan meningkat menjadi 48 dari sebelumnya 47.2, sementara PMI ISM Non-Manufacturing diperkirakan 55.1 dari sebelumnya 55 di bulan Desember. Dari Uni Eropa akan keluar Penjualan Ritel bulan Desember yang diperkirakan akan naik, walaupun dari data Jerman yang dirilis minggu lalu menunjukkan hasilnya kemungkinan akan mengecewakan investor.

Bintang pada minggu ini adalah laporan Nonfarm Payroll yang akan keluar pada hari Jumat, yang diperkirakan akan menambah 156.000 pekerjaan baru pada bulan Januari, sementara tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 3.5%. Upah diperkirakan bertambah 0.3% sebulan dan 3.0% setahun, sedikit membaik dari angka bulan Desember.

Secara grafik mingguan, pasangan matauang ini masih memberikan kecenderungan yang negatif, dengan “support” terdekat berada pada 1.1060 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0980 dan kemudian 1.0878. Sedangkan “resistance” terdekat berada pada 1.1140 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1220 dan kemudian 1.1280.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here