(Vibiznews-Forex) EUR/USD diperdagangkan diatas 1.0850 dengan kasus coronavirus di Eropa mengalami penurunan dan negara-negara di Eropa bertahap menghapus restriksi mereka. BOJ mengumumkan lebih banyak stimulus menjelang keputusan yang sangat penting dari ECB dan the Fed pada minggu ini.
Mengangkat “lockdown” sama dengan mengangkat euro. Negara-negara terbesar di Eropa telah melaporkan statistik dari Covid-19 yang membaik dengan signifikan dan sedang bergerak untuk membuka ekonominya.
Spanyol, negara di Eropa dengan perekonomian keempat terbesar, melaporkan hanya ada 288 kematian pada hari Sabtu, jumlah terendah selama lebih dari sebulan dan kasus aktif juga turun jauh. Setelah mengijinkan anak-anak untuk keluar dari rumah bersama dengan orang tuanya, Perdana Menteri Pedro Sanchez juga berkata orang dewasa juga akan bisa keluar rumah mulai tanggal 2 Mei. Hari Selasa dia akan memberikan rencana yang lebih terperinci.
Itali, negara dengan perekonomian nomor tiga terbesar dan yang terpukul paling keras oleh coronavirus, mengumumkan tiga program yang akan dimulai sejak tanggal 4 Mei, yang terdiri dari pembukaan kembali sektor manufaktur dan mengijinkan bar-bar dibuka kembali pada tanggal 1 Juni. Itali hanya melaporkan 260 kematian pada hari Minggu, level terendah sejak tanggal 11 Maret.
Perancis melaporkan hanya 242 orang yang meninggal pada hari Minggu, juga level terendah dalam lebih dari sebulan. Presiden Emmanuel Macron diskedulkan untuk mengajukan rencana untuk melonggarkan restriksi pada hari Selasa dengan dukungan publik terhadap perpanjangan “lockdown” telah turun dibawah 50%.
Jerman, negara terbesar di Eropa, hanya mengkonfirmasi 110 kematian pada hari Senin, juga adalah level terendah sejak pertengahan bulan Maret. Negara ini secara bertahap telah membuka bisnis-bisnis pada minggu lalu dan kemungkinan akan mengambil langkah-langkah tambahan.
Di Amerika Serikat penyebaran virus juga melambat dan beberapa negara bagian sedang bergerak kearah pembukaan kembali ekonomi mereka juga, meskipun New York masih tetap akan tutup sampai tangal 15 Mei. Optimisme yang relatif ini membebani dolar AS yang “safe-haven”.
Kabar baik lainnya yang membuat sentimen pasar bersemangat adalah pengumuman dari Bank of Japan yang mengangkat restriksi terhadap pembelian obligasi, menjelang pengumuman dari Fed dan ECB.
Untuk Euro, fokus akan lebih kepada ECB yang dalam tekanan untuk menambah Pandemic Emergency Purchase Program (PEPP) nya yang sekarang hanya terbatas pada €750 miliar.
Secara tehnikal tren mengarah naik dengan “resistance” terdekat berada di 1.0885 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0930 dan kemudian 1.0995.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



