Rekomendasi Forex GBP/USD 31 Agustus – 4 September 2020: Terbuka Peluang Untuk Turun

1760

(Vibiznews – Forex) Dibakar dengan pernyataan dari the Fed, minggu lalu melemahnya dolar AS  telah mengatasi segala sesuatu, dari Brexit, coronavirus dan ketidak pastian politik di Inggris. GBP/USD naik tajam melewati 1.33, level tertinggi sejak bulan Desember 2019.

Aksi jual terhadap dolar AS mengatasi segala sesuatu termasuk beberapa angka data ekonomi AS yang bagus seperti personal spending, personal income dan GDP kuartal kedua yang semuanya mengatasi dari yang diperkirakan.

Di Inggris, hubungan antara Uni Eropa dengan Inggris memburuk dengan Brusels dilaporkan memberikan ultimatum kepada London untuk menghasilkan terobosan dalam dua minggu.

Angka coronavirus di Inggris sedang mengalami kenaikan, menyentuh level tertinggi sejak bulan Juni. Kenaikan angka infeksi ini menimbulkan persoalan terhadap sistem pendidikan Inggris yang rencananya akan dibuka kembali pada bulan September. 

Minggu ini, di Inggris, pembukaan kembali sekolah tanpa insiden adalah kritikal untuk mendukung pemulihan ekonomi dengan para orang tua bisa bekerja tanpa interupsi dan juga memberikan perasaan normal.

Statistik dari Covid – 19 akan terus dipantau dan para investor ingin melihat kenaikan kasus saat ini tidak memberikan resiko yang melampaui batas dari sistem kesehatan.

Tidak ada pembicaraan resmi mengenai Brexit pada awal September. Kebanyakan orang memperkirakan terobosan hanya akan terjadi pada saat pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa pada bulan Oktober.

Dari kalender ekonomi ada pidato dari Bank of England, kemungkinan pengumuman mengenai skema cuti yang akan berakhir pada bulan Oktober. Rishi Sunak, menteri keuangan Inggris yang dipuji karena program ini telah mengatakan bahwa skema ini tidak bisa bertahan dalam jangka panjang.

Dari Amerika Serikat, kurva coronavirus terus turun, meskipun angka kematian tetap tinggi. Sementara perhatian investor terhadap vaksin, obat dan test cepat tetap tinggi.

Sorotan pada minggu ini adalah laporan Non-Farm Payrolls (NFP) untuk bulan Agustus yang diproyeksikan akan menunjukkan restorasi dalam pekerjaan yang berkelanjutan, meskipun dengan kecepatan yang melambat daripada bulan Juli dengan penambahan pekerjaan mendekati 1,8 juta. Tingkat pengangguran diproyeksikan turun pas dibawah 10%.

Pemulihan yang melambat akan menekan dolar AS, sementara kenaikan yang mendekati 2 juta pekerjaan akan mendorong naik dolar AS.

ISM PMI Manufaktur diproyeksikan akan terus mengalami ekspansi dengan angka diatas dari 50.

ISM PMI Non-manufaktur juga diperkirakan akan mengalami hal yang sama. Data lainnya yang menjadi perhatian adalah order faktori, laporan pekerjaan sektor swasta dari ADP dan klaim pengangguran.

Dengan kondisi yang sudah “overbought” pasangan matauang GBP/USD cenderung untuk turun dengan “Support” terdekat menunggu di 1.3265 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3185 dan kemudian 1.3050. Sementara “resistance” terdekat menunggu di 1.3350 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.34 dan kemudian 1.3510.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here