Rekomendasi EUR/USD Pada Tahun Baru: Bullish Sampai ke 1.2750?

2575

(Vibiznews – Forex) Setelah menutup empat hari perdagangan sebelumnya pada minggu terakhir di bulan Desember 2020 dengan berada pada teritori positip, pasangan EUR/USD berakhir turun sedikit pada hari terakhir 2020 dengan kerugian lebih dari 0.26% pada hari itu di 1.2216.

Penurunan pasangan matauang ini tidak didasari pada katalisator fundamental melainkan hanya karena aksi ambil untung. Tipisnya volume trading yang merupakan tipikal pada hari terakhir dari satu tahun yang akan segera berlalu, memicu para trader dan investor untuk mengurangi taruhan pembelian mereka.

Sementara pada bulan November pasangan matauang ini telah naik lebih dari 2% dan pada bulan Desember naik lagi sebanyak 2.8% dan selama setahun 2020, EUR/USD naik sebanyak 9.3%.

Kenaikan EUR/USD pada dua bulan terakhir dari tahun 2020, sebagian disebabkan oleh karena terus melemahnya dolar AS hingga mencapai kerendahan selama 2 ½ tahun. Namun, indeks dolar AS, DXY, yang mengukur jejak pencapaian dolar AS terhadap sekeranjang 6 matauang utama dunia, praktis tidak berubah pada hari terakhir tahun 2020 di 89.67, setelah berhari-hari sebelumnya terus mengalami penurunan.

Sementara data dari Amerika Serikat, yang terbaru menunjukkan bahwa Initial Jobless Claims turun sebanyak 19,000 menjadi 787.000 pada minggu yang berakhir tanggal 26 Desember dan muncul dalam keadaan yang jauh lebih baik daripada yang diperkirakan di 833.000, meskipun pasar praktis tidak bereaksi ditengah sepinya perdagangan karena minggu yang pendek akibat liburan akhir tahun.

Memasuki hari dan minggu pertama di tahun yang baru, para investor bertaruh akan pemulihan ekonomi global yang kuat pada tahun 2021. Hal ini ditambah lagi dengan kemungkinan akan ditambahkannya paket bantuan keuangan AS telah menyeret indeks dolar AS ke level terendah sejak April 2018. Perkiraan bahwa the Fed akan tetap mempertahankan tingkat bunga untuk periode yang lebih lama dan lingkungan dimana sentimen pasar “risk-on” mendominasi, akan terus menekan turun dolar AS yang safe-haven dan dengan sendirinya menaikkan pasangan matauang EUR/USD, dengan “resistance” terdekat pada minggu ini, menunggu di 1.2277 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2338 dan kemudian 1.2433. Sedangkan “support” terdekat menunggu di 1.2182 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2148 dan kemudian 1.2053.

Gelombang kedua dari virus corona telah memukul ke dua negara, AS & Eropa, hampir sama sejak musim panas berakhir, yang mengakibatkan restriksi baru dalam beberapa level di AS dan Eropa. Namun, vaksin yang telah mulai dibagikan kemungkinan bisa mendorong pemulihan ekonomi dan pekerjaan. Goldman Sachs meluncurkan laporan yang memberikan indikasi bahwa 50% dari populasi yang divaksinasi kelihatannya realistik pada bulan April baik untuk AS dan Inggris dan pada bulan Mei untuk Kanada, pada bulan Juni untuk Uni Eropa dan Australia dan bulan Juli untuk Jepang.

Vaksinisasi yang meluas dan akhirnya menghasilkan imunitas secara kelompok sehingga membuat aktifitas perdagangan kembali tinggi, akan membuat deflasi segera berubah menjadi inflasi karena perdagangan (reflation trade). Naiknya inflasi akan menekan turun dolar AS karena kehilangan nilainya.

Dunia bertaruh ekonomi sudah mulai kembali berjalan pada pertengahan 2021.

Pulihnya ekonomi global akan membangkitkan sentiment “risk-on” yang akan membuat bursa saham mengalami dorongan kenaikan yang baru. Kenaikan harga saham biasanya berbanding terbalik dengan USD. Dolar AS ini akan melemah pada tahun 2021.

Kepercayaan akan membaiknya perekonomian dunia pada tahun 2021 ditambah dengan perkiraan akan terus melemahnya dolar AS pada tahun 2021 membuat dorongan naik bagi pasangan matauang EUR/USD yang kemungkinan akan bisa mencapai 1.2750 dengan sebelumnya harus melewati “resistance” yang solid di 1.2554. Namun apabila berbalik turun dan berhasil menembus “support” yang solid di 1.2000, maka akan bisa turun lebih lanjut ke 1.1600 dan kemudian 1.0351.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here