IHSG Selasa Siang Mendatar ke Level 6.065; pada Dua Zona Paska Rebound Tajam

534
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (2/2) terpantau mendatar dengan terkoreksi tipis 1,727 poin (0,03%) ke level 6.065,818 setelah dibuka menanjak ke level 6.119,011. IHSG fluktuatif di dua zona lalu melandai terkoreksi, setelah rebound 3,5% kemarin, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat setelah Wall Street rebound dari koreksi sebelumnya sembari menanti pengumuman dari Reserve Bank of Australia.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,12% atau 17 poin ke level Rp 14.037, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah menguat 2 hari di sesi sebelumnya; turun sedikit dari 6 minggu tertingginya saat ekonomi AS dipandang investor lebih siap pulih dibandingkan Eropa. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.020.

Mengawali perdagangannya, IHSG menanjak 52,466 poin (0,85%) ke level 6.119,011. Sedangkan indeks LQ45 naik 8,013 poin (0,85%) ke level 955,317.  Siang ini IHSG terkoreksi tipis 1,727 poin (0,03%) ke level 6.065,818. Sementara LQ45 terlihat turun 0,43% atau 4,063 poin ke level 943,241.

Siang ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor pertambangan yang merosot 2,14%, diikuti sektor property yang turun 1,38%.

Tercatat sebanyak 239 saham naik, 212 saham turun dan 154 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 1.227,90 kali transaksi sebanyak 17,63 miliar lembar saham senilai Rp 12,242 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,84%, dan Indeks Hang Seng yang naik 1,82%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Aneka Gas (AGII) -6,77%, Antam (ANTM) -6,54%, Timah (TINS) -6,34%,dan BRI Syariah (BRIS) -5,71%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak fluktuatif di dua zona lalu agak melandai paska rebound tajam kemarin, sementara bursa Asia umumnya menguat setelah Wall Street rebound oleh bargain hunting sembari menanti pengumuman bunga RBA Australia. Berikutnya IHSG kemungkinan agak konsolidasi menunggu momen penguatan kembali, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.270 dan 6.505. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.735, dan bila tembus ke level 5.563.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here