(Vibiznews – Forex) Tesla mengumumkan investasi sebesar $1.5 miliar di Bitcoin dibawah kebijakan yang baru dan juga menyatakan bahwa mereka mengharapkan untuk menerima Bitcoin sebagai suatu bentuk pembayaran segera. Harga Bitcoin segera bereaksi dengan ekstrim dan terdorong naik 17% ke ketinggian yang baru di $45,000.
Di dalam grafik harian, harga Bitcoin telah menembus pola penurunan segitiga pada tanggal 2 Februari dengan target harga di $45.000, dan baru saja tersentuh dalam beberapa jam barusan karena pengumuman dari Tesla.
Sejak tanggal 26 Desember 2020, jumlah pemegang BTC ukuran besar antara 1,000 sampai dengan 10,000 koin telah meningkat dari 2,120 menjadi sekarang 2,393, yang mengindikasikan rally Bitcoin sekarang ini memiliki kekuatan dibelakangnya.
Para investor sedang mengantisipasikan harga Bitcoin bisa naik lagi sampai ke $50.000. Alasan dibelakang kenaikan sampai $50.000 adalah optimisme akan dikeluarkannya stimulus fiscal AS yang baru dalam jumlah yang besar yang mengarah ke $1.9 triliun. Paket kelegaan Covid – 19 ini kemungkinan bisa membuat pasar global menjadi tidak stabil dengan dollar AS mengalami “reflation”, yang membuat para investor kembali akan memburu pasar uang kripto dan menggerakkan harga uang kripto seperti Bitcoin terus mengalami kenaikan.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



