(Vibiznews – Forex) GBP/USD turun ke 1.3880 setelah Gubernur BoE Bailey berkomitmen untuk terus membeli obligasi meskipun ekonomi Inggris mengalami kenaikan. GBP/USD memperpanjang penurunannya dari batas psikologis 1.4000 dan turun ke level terendah dalam tiga hari pada hari Senin.
Penurunan sebanyak 100 pips dalam sehari, disebabkan karena berlangsung terus pembelian dollar AS, yang terus kuat didukung oleh kenaikan tajam dari yields obligasi treasury AS. Para investor tetap optimis mengenai prospek pemulihan ekonomi AS dari pandemik yang relatif lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Sebaliknya, poundsterling Inggris tertekan dengan “legal action” yang dilakukan oleh Uni Eropa terhadap Inggris atas tuduhan pelanggaran dalam rangka Brexit, mengenai kesepakatan aturan perdagangan dengan Irlandia Utara.
Meskipun Inggris telah berhasil di dalam kampanye vaksinnya, Bailey mengatakan bahwa bank sentral Inggris berkomitmen untuk tetap membeli obligasi dengan kecepatan yang tinggi dan kelihatannya agak berhati – hati dengan pemulihan ekonomi. Hal ini membebani Sterling.
Hal lain yang menekan poundsterling adalah keputusan dari beberapa negara Uni Eropa yang menunda pendistribusian vaksin AstraZeneca yang banyak dipakai di Inggris. Kekuatiran ini memukul keras Sterling.
“Support” terdekat menunggu di 1.3805 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3750 dan kemudian 1.3690. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3890 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3950 dan kemudian 1.4010.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



