(Vibiznews – Forex) GBP/USD turun dari level 1.38, ke sekitar 1.3774, dengan dollar AS mendapatkan keuntungan dari sentimen pasar yang “risk-off”. Keprihatinan atas jatuhnya ekspor Inggris ke Uni Eropa setelah Brexit membebani Sterling, namun dibukanya kembali ekonomi Inggris menahan kejatuhan Sterling lebih jauh.
30 juta orang Inggris telah menerima paling sedikit 1 suntikan vaksin dan hal ini memberikan kekuatan terhadap Sterling. Suksesnya kampanye imunisasi Inggris bukan hanya memberikan semangat untuk masa yang akan datang melainkan juga memiliki implikasi untuk saat ini. Pemerintah Inggris sekarang mengijinkan perkumpulan yang lebih besar dan juga aktifitas lainnya yang sebelumnya dilarang sampai sekarang, bergerak dengan hati – hati sementara kasus baru Covid – 19 di Inggris terus turun.
Ketegangan antara Uni Eropa dengan Inggris atas ekspor vaksin belum selesai dan Inggris masih akan harus berhadapan dengan perlambatan di dalam supplies vaksin. Meskipun demikian, rumah sakit di London jauh lebih baik daripada di Paris, dan hal ini berdampak terhadap aktifitas ekonomi juga.

Pasar dipengaruhi oleh dua peristiwa saat ini. Yang satu positip bagi sentimen pasar, yang satunya lagi negatip bagi sentimen pasar. Kabar baik datang dari Mesir, dimana otoritas Mesir berhasil membuat kapal super besar Ever Given yang sebelumnya terdampar, kembali dapat mengapung dan berjalan di Kanal Suez yang mengakibatkan perdagangan global kembali normal secara bertahap.
Ketakutan di pasar datang dari likuidasi cepat posisi terbuka dari Archegos Capital, perusahaan hedge fund yang memakai pinjaman yang di leveraged dan keruntuhannya sekarang memukul neraca dari beberapa bank dan ditakutkan akan ada perusahaan lainnya yang mengalami hal yang sama.
Kekuatiran mendorong naik dollar AS yang safe-haven sementara optimisme membebaninya.
“Support” terdekat menunggu di 1.3753 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3712 dan kemudian 1.3642. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3823 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3853 dan kemudian 1.3923.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



