(Vibiznews – Forex) EUR/USD diperdagangkan di atas 1.1850 naik sedikit oleh karena turunnya dollar AS mengikuti turunnya yields treasury AS, sebagai kelanjutan respon terhadap Non-Farm Payrolls pada hari Jumat minggu lalu. Selain itu data ekonomi zona euro muncul dengan bagus sehingga mendukung kenaikan euro.
EUR/USD bergerak naik sebagai respon terhadap laporan NFP AS yang bervariasi namun tren umum saat itu adalah turun,
Laporan pekerjaan AS yang keluar pada hari Jumat minggu lalu, Non-Farm Payrolls muncul dengan angka yang bervariasi.
Angka umum menunjukkan kenaikan di dalam jumlah pekerjaan yang tercipta sebanyak 850.000 dibandingkan dengan yang diperkirakan sebanyak 700.000. Namun angka tingkat pengangguran mengalami kenaikan dari 5.8% menjadi 5.9%. Angka partisipasi juga masih sangat lemah, yang berarti tidak ada penyebab khusus yang bisa membuat the Fed mengadakan pengetatan dalam kebijakan moneter secepatnya. Dan hal ini adalah faktor yang baik bagi EUR/USD. Pertumbuhan upah juga melambat dan ini berarti inflasi hanya bersifat sementara dan tidak ada alasan bagi the Fed untuk mulai menaikkan tingkat suku bunga sehingga bisa menekan turun USD dan mendorong naik EUR/USD.
Sementara itu di benua Eropa, varian covid yang menular Delta sedang bergerak menuju Eropa setelah menyebar di Inggris. Hal ini bisa merusak pembukaan kembali ekonomi.
Meskipun vaksin yang ada sekarang bekerja melawan Delta, namun keefektifitasannya melemah dan lebih sedikit orang yang divaksin di Eropa dibandingkan dengan di Inggris. Spanyol dan Portugal yang lebih terbuka terhadap pengunjung dari Inggris telah mengalami peningkatan kasus yang tajam. Kelihatannya hanya tinggal soal waktu saja bagi Delta untuk masuk ke negara-negara lain dan berpotensi diberlakukannya kembali restriksi yang baru, yang menekan perekonomian dan matauang euro turun.
“Support” terdekat menunggu di 1.1840 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1795 dan kemudian 1.1750. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1920 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1960 dan kemudian 1.2000.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



