Rekomendasi GBP/USD 3 September 2021: Terancam Jatuh Apabila Tidak Bisa Segera Naik

2138
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) Semula GBP/USD diperdagangkan di bawah 1.38 karena sterling terpukul oleh naiknya kasus covid di Inggris dan persoalan mengenai Brexit. Namun karena dollar AS terus semakin tertekan menjelang keluarnya data Nonfarm Payrolls, akhirnya GBP/USD berhasil naik menembus kembali 1.38 ke sekitar 1.3830.

Tertekannya dollar AS pertama-tama disebabkan oleh keluarnya data Conference Board’s Consumer Confidence yang lemah pada hari Selasa, dan kemudian ditambah lagi dengan laporan pekerjaan swasta dari ADP yang buruk pada hari Rabu yang menunjukkan penambahan pekerjaan hanya sebanyak  374.000 dibandingkan dengan yang diperkirakan sebanyak 600.000.

Dolar AS benar-benar tidak ada kesempatan untuk bangkit. Setelah angka CB Consumer Confidence yang buruk, angka komponen employment dari PMI sektor manufaktur yang dikeluarkan oleh ISM terkontraksi.

Semua hal di atas berarti, laporan NFP pada hari Jumat akan lemah dan dengan demikian kemungkinan untuk the Fed melakukan “tapering” terhadap skema pembelian obligasi berkurang. Hal ini mendorong penurunan dollar AS lebih jauh dengan prospek akan semakin banyak dollar AS yang akan dicetak pada waktu yang akan datang. Namun sementara EUR/USD naik ke tertinggi dalam sebulan, kenaikan GBP/USD tertahan oleh karena terpukulnya Sterling karena naiknya kasus covid dan isu Brexit.

Secara keseluruhan, jika GBP/USD tidak berhasil naik segera, maka kemungkinan akan jatuh.

“Support” terdekat menunggu di 1.3785 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3705 dan kemudian 1.3675.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3847 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3875 dan kemudian 1.3892.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here