(Vibiznews – Forex) GBP/USD berkonsolidasi di sekitar 1.3370, di kerendahan selama setahun. Data GDP Inggris muncul lebih buruk daripada yang diperkirakan. Kondisi perdagangan sepi pada hari Kamis karena pasar AS sebagian ditutup dalam rangka memperingati Hari Veteran.
Hal ini memberikan napas kepada sebagian trader setelah sesi perdagangan yang hectic pada hari Kamis menyusul naiknya dollar AS.
Indeks saham AS mengarah menguat ketika perdagangan sesi New York dimulai. Fokus pasar sekarang berada pada meningkatnya kemungkinan inflasi harga yang lebih tinggi dan bahkan problematik yang mendunia. Dua laporan inflasi AS pada minggu ini memanas dan menggaris bawahi inflasi sedang memperkuat cengkramannya terhadap perekonomian dunia. Consumer Price Index (CPI) AS yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa inflasi sedang bergerak di ketinggian selama 30 tahun lebih.
Data ekonomi dari Inggris yang keluar adalah pertumbuhan GDP kuartal ke tiga yang lebih rendah daripada yang diperkirakan di 1.3% QoQ, perlambatan yang tajam dari GDP kuartal ke dua di 5.5%.
“Support” terdekat menunggu di 1.3360 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3300 dan kemudian 1.3280. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3400 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3425 dan kemudian 1.3460.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



