Rekomendasi EUR/USD 26 Januari 2022: Terus Berada Dalam Tekanan Bearish

2019

(Vibiznews – Forex) EUR/USD tetap berada di bawah tekanan bearish dan turun ke bawah 1.1300 di sekitar 1.1285 pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa karena menguatnya dollar AS, dengan mata para investor tertuju kepada konflik Rusia dengan Ukraina. Data dari Jerman menunjukkan bahwa IFO Business Climate Index hanya membaik sedikit pada bulan Januari. Sementara IFO Assessment Index turun dari 96.9 menjadi 96.1. Sementara data dari AS menunjukkan bahwa CB Consumer Confidence Index turun ke 113.8 di bulan Januari dari sebelumnya 115.2 di bulan Desember.

EUR/USD berhasil bangkit pada hari Senin setelah jatuh ke level terendah dalam dua minggu namun mengakhiri perdagangan hari Senin di teritori negatip. Pasangan matauang ini diperdagangkan dalam rentang yang sempit dekat 1.1300 pada hari Selasa pagi dan melanjutkan penurunannya ke 1.1270 memasuki perdagangan sesi AS.

Data dari Jerman menunjukkan bahwa IFO Business Climate Index hanya membaik sedikit pada bulan Januari. Sementara IFO Assessment Index turun dari 96.9 pada bulan Desember menjadi 96.1 pada bulan Januari.

Sementara itu, meningkatnya ketegangan geopolitik ditengah konflik Rusia – Ukraina memaksa para investor menjauh dari assets yang sensitif dengan resiko dan membantu dollar AS mengatasi rival utamanya.

Selain itu, partisipan pasar tetap kuatir mengenai hilangnya momentum pemulihan ekonomi global. Dolar AS berada pada level tertinggi dalam dua minggu di atas 96.00 pada awal hari Selasa. S&P berjangka dan Nasdaq berjangka turun 1.35% dan 2%, menunjukkan masih terjadi aksi jual saham AS yang membuat dollar AS tetap kuat.

“Support” terdekat menunggu di 1.1250  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1230 dan kemudian 1.1200. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1300 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1330 dan kemudian 1.1350.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here