(Vibiznews – Forex) GBP/USD mendapatkan kembali daya tariknya setelah sempat turun ke arah 1.3500 pada sesi awal dan berbalik naik mendekati 1.3546. Namun kenaikan dollar AS menjelang rilis data AS “mid-tier” ke atas 95.50 membatasi rebound dari GBP/USD.
Pada permulaan minggu, GBP/USD berfluktuasi dalam rentang yang relatip sempit dengan para investor menunggu katalisator berikutnya.
Meskipun dollar AS menemukan permintaan yang baru karena naiknya yields obligasi treasury AS, pergerakan yang positip di dalam sentimen terhadap resiko telah membantu pounsterling Inggris untuk tetap kuat menghadapi rekan-rekannya. Sentimen pasar yang positip terefleksi di dalam kenaikan indeks saham utama Inggris. Indeks FTSE 100 Inggris naik hampir 0.7% dan S&P Berjangka juga membukukan sedikit kenaikan.
Yields treasury AS mengalami kenaikan ke arah batas kunci di 2% yang membantu dollar dalam menemukan permintaan. Apabila indeks dollar AS memperpanjang reboundnya karena yields obligasi 10 tahun AS naik lebih tinggi dari level itu, maka hal ini akan bisa membatasi kenaikan GBP/USD lebih jauh.
“Support” terdekat menunggu di 1.3520 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3500 dan kemudian 1.3460. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3560 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3600 dan kemudian 1.3635.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido.



