(Vibiznews – Forex) EUR/USD mempertahankan kenaikannya di atas 1.1400 di sekitar 1.1427 dibantu oleh melemahnya dollar AS secara luas. Sentimen akan kebijakan the Fed dan keprihatinana akan inflasi terus memainkan peran.
Menguatnya dollar AS pada hari Selasa membuat EUR/USD tertekan. Indeks dollar AS yang mengukur performance dari dollar AS terhadap enam matauang utama dunia ditutup naik. Namun membaiknya sentiment pasar di tengah berkurangnya kekuatiran atas konflik militer Rusia – Ukraina membuat dollar AS berbalik melemah pada hari Rabu dan membantu EUR/USD mengalami kenaikan.
Sementara itu para investor pembeli euro tidak masuk pasar karena sedang menilai ulang perkembangan terbaru dari outlook kebijaksanaan bank sentral Uni Eropa ECB.
Anggota dewan ECB yang sedang bertugas sekarang, Francois Villeroy de Galhau, mengatakan pada hari Selasa bahwa reaksi pasar terhadap hasil pertemuan kebijakan ECB bulan Januari terlalu berlebihan. Sementara itu, yields obligasi Itali dan Yunani mengalami kenaikan pada minggu ini, membangkitkan keprihatinan atas berakhirnya program Quantitative Easing ECB yang lebih cepat daripada yang diperkirakan yang bisa memicu krisis hutang.
“Support” terdekat menunggu di 1.1400 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1350 dan kemudian 1.1330. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1480 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1500 dan kemudian 1.1550.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



