(Vibiznews – Forex) EUR/USD terus tertekan turun setelah jatuh kebawah 1.1000 pada hari Rabu dan diperdagangkan di teritori negatip di sekitar 1.0985. Dengan indeks saham utama Wall Street jatuh tajam setelah bel pembukaan perdagangan berbunyi, dollar AS terus mengumpulkan kekuatannya sebagai assets safe-haven dan membebani EUR/USD.
Pasangan matauang EUR/USD turun ke bawah 1.1000 dalam perdagangan sesi London menuju sesi AS. Sentimen yang positip dari saham pada hari Selasa memudar dengan indeks saham Eropa mengalami penurunan yang menyeret turun indeks saham Amerika Serikat. Indeks saham AS mengarah melemah pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.
Data makro ekonomi relatip sedikit dan kurang penting sehingga fokus pasar ada pada perkembangan perang Rusia – Ukraina. Sementara perang Rusia – Ukraina terus berlangsung dengan tidak banyak perubahan yang terjadi belakangan ini dari sudut pandang pasar. Sanksi – sanksi terus menghantam ekonomi Rusia dan kemampuannya untuk berperang. Mungkin ini adalah pengucilan yang terkeras dan tercepat di dalam sejarah yang pernah terjadi atas negara industri utama. Beberapa minggu belakangan ini sanksi terhadap Rusia dikenakan dengan membabi buta dan begitu cepat yang terus di update oleh AS, Inggris dan Uni Eropa.
“Support” terdekat menunggu di 1.0960 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0920 dan kemudian 1.0875. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1020 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1070 dan kemudian 1.1105.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido



