(Vibiznews – Forex) EUR/USD berjuang untuk mengumpulkan momentum bullish, dan berhasil naik ke atas 1.1150 di sekitar 1.1155 meskipun Jerman mengeluarkan data inflasi yang panas. CPI tahunan Jerman melompat ke 7.3% pada bulan Maret dari sebelumnya 5.1% pada bulan Februari, melampaui angka yang diperkirakan pasar di 6.7%. Dari AS, ADP melaporkan bahwa employment sektor swasta di AS bertambah sebanyak 455.000 pada bulan Maret.
Matauang Bersama Eropa terus mengatasi dollar AS pada perdagangan hari Rabu pagi setelah mengkapitalisir arus resiko pada hari Selasa. Outlook tehnikal jangka pendek menunjukkan kecenderungan bullish dan bisa menargetkan 1.1200 sepanjang para pembeli terus mempertahankan support kunci di 1.1100.
Meningkatnya harapan akan terjadinya de-eskalasi dalam konflik Rusia – Ukraina setelah berlangsungnya pembicaraan perdamaian membuat euro berhasil menemukan permintaannya kembali pada hari Selasa.
Seorang negosiator mengatakan bahwa ada cukup banyak kemajuan untuk menyelenggarakan pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan rekannya Presiden Rusia Vladimir Putin. Selain itu, Menteri Pertahanan Rusia mengatakan setuju untuk menurunkan aktifitas militer di sekitar Kyiv dan Chernihiv.
Namun Barat masih tetap skeptis mengenai kerelaan Rusia untuk menemukan solusi diplomatik terhadap krisis yang berlangsung. Meskipun demikian, tekanan jual yang luas yang mengitari dollar AS telah membantu EUR/USD tetap mengambang di teritori yang positip.
“Support” terdekat menunggu di 1.1100 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1080 dan kemudian 1.1040. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1190 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.230 dan kemudian 1.1250.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido



