(Vibiznews – Forex) EUR/USD terus diperdagangkan di teritori negatip di bawah 0.9800 di sekitar 0.9782 pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat. Data dari AS menunjukkan bahwa inflasi PCE tahunan turun menjadi 6.2% di bulan Agustus. Meskipun demikian, angka inti yang lebih kuat daripada yang diperkirakan, membuat pasangan matauang ini tidak berhasil memperoleh daya tariknya.
EUR/USD tidak berhasil mengkapitasir tekanan jual atas dollar AS secara luasnya dan terus diperdagangkan di bawah 0.9800.
Walaupun pasar tetap enggan terhadap resiko, dollar AS harus berjuang untuk mendapatkan permintaannya pada hari Kamis. Terjadinya koreksi tehnikal dan turunnya yields obligasi AS telah membantu EUR/USD mempertahankan momentum bullishnya pada paruh kedua minggu ini.
Namun menguatnya kembali dollar AS pada hari Jumat, membuat pasangan matauang ini terus tertekan dan diperdagangkan di bawah 0.9800.
Sementara itu data yang dipublikasikan oleh Eurostat menunjukkan pada hari Jumat bahwa inflasi di area euro sebagaimana dengan yang diukur oleh Harmonised Index of Consumer Prices (HICP) naik menjadi 10% per tahun pada bulan September dari sebelumnya 9.1% pada bulan Agustus. Selain itu angka ini juga lebih tinggi daripada yang diperkirakan pasar di 9.7%. Semua ini membuat pasangan matauang EUR/USD terus berada di bawah tekanan.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di 0.9690 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 0.9650 dan kemudian 0.9605. “Resistance” terdekat menunggu di 0.9835 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 0.9885 dan kemudian 0.9950.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido



