Hang Seng Anjlok ke Terendah Sebulan Lebih, Waspadai Data Inflasi China

481
hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Kerugian yang dialami bursa saham Hong Kong pekan ini ditutup dengan pelemahan cukup signifikan  pada perdagangan hari Jumat (7/7).

Indeks Hang Seng ditutup anjlok ke posisi terendah dalam sebulan lebih, melanjutkan pelemahan sebelumnya yang anjlok 3% lebih.

Anjloknya Hang Seng karena investor mewaspadai data inflasi Juni di China yang akan dirilis minggu depan di tengah meningkatnya risiko deflasi.

Sentimen juga dibebani pemberitaan China mengajukan keluhan terhadap AS ke WTO atas pembatasan ekspornya, menuduh AS menyalahgunakan kontrol penjualannya demi politik.

Pekan ini Hang Seng alami kerugian yang cukup signifikan hingga anjlok 3% lebih oleh tekanan lemahnya data ekonomi China.

Indeks Hang Seng ditutup turun  0,9%  berakhir pada 18.365,70 dengan indeks saham Cina Enterprise (HSCE) negatif dengan anjlok 1,11% ke posisi 6,198.86.

Demikian untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2023 bergerak negatif dengan ditutup turun 0,97% ke posisi 18364.

Semua sektor tertekan dengan saham pemberat seperti Longfor Group (-6,5%), Li Ning Co. (-4,4%), Techtronic Industries (-4,1%), Trip.Com (-3%), dan Meituan (-1,1%).