(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Senin malam berbalik tertekan turun ke sekitar $82.06 setelah sebelumnya pada jam perdagangan sesi Asia pagi hari berusaha mempertahankan keuntungan minggu lalu di ketinggian empat bulan.
Harga minyak mentah WTI sempat naik ke ketinggian dua bulan yang baru di dekat $83.00 pada jam perdagangan sesi Asia pagi hari, sebelum akhirnya turun kembali ke arah $82.00 ke sekitar $82.06 pada jam perdagangan sesi AS malam hari.
Pembicaraan mengenai penciutan supply yang diinisiasi oleh Arab Saudi dan Rusia ditambah dengan keputusan OPEC+ untuk tetap mempertahankan pemangkasan produksi sepenuhnya telah mendorong naik harga minyak mentah WTI.
Meskipun demikian, ketakutan yang terbaru yang muncul dari topan Doksuri Cina telah membebani harga minyak mentah.
Sementara itu, kesanggupan dari indeks dolar AS menghentikan tren turun selama dua hari dengan kenaikan sekitar 0.10% ke 101.933 ikut menekan turun harga minyak mentah WTI.
Menjelang keluarnya data-data kunci minggu ini yang dirilis oleh AS, Eropa dan Inggris, partisipan pasar akan menaruh perhatian yang seksama terhadap komentar – komentar dari pada bank sentral.
Komentar yang hawkish dari pembuat kebijakan the Fed AS membangkitkan keprihatinan. Gubernur the Fed Michele Bowman mengatakan bahwa the Fed harus tetap berkeinginan untuk menaikkan tingkat bunga lagi jika data ekonomi yang muncul menunjukkan bahwa progress penurunan inflasi telah mandek. Selain itu, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic berpendapat bahwa bank sentral AS seharusnya tetap mempertahankan kebijakan moneter di teritori restriktif yang baik sampai memasuki 2024.
Keprihatinan mengenai tambahan kenaikan tingkat bunga di AS telah mendorong naik yields obligasi pemerintah yang tetap di bawah dari puncaknya pada minggu lalu sehingga mendorong naik indeks dolar AS. Yields treasury AS benchmark 10 tahun sekarang berada di 4.11% naik 5 bps. Sementara pasar saham memulai minggu perdagangan yang baru pada posisi di bawah dengan kebanyakan indeks saham Asia dan Eropa goyah.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di $81.40 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $80.50 dan kemudian $79.76. “Resistance” yang terdekat menunggu di $82.73 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $83.78 dan kemudian $84.69.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


