(Vibiznews – Forex) GBP/USD bergerak turun, diperdagangkan di sekitar 1.2503 pada jam perdagangan sesi AS hari Rabu malam sementara para investor sedang mencari katalisator berikutnya. Sementara itu, indeks saham berjangka AS diperdagangkan di teritori negatip.
Data PMI jasa bulan Agustus dari ISM yang lebih baik daripada yang diperkirakan membuat dolar AS berhasil mempertahankan kekuatannya.
GBP/USD jatuh ke level terendah sejak pertengahan bulan Juni di bawah 1.2530 sebelum akhirnya ditutup di dekat 1.2550 pada hari Selasa. Pasangan matauang ini stabil di dekat level ini pada awal hari Rabu namun atmosfir pasar yang enggan terhadap resiko menunjukkan bahwa pemulihan yang mantap masih sulit untuk dicapai.
Para investor bertambah prihatin mengenai kondisi ekonomi global yang mengalami perlambatan di Tengah isu yang berkelanjutan mengenai ekonomi Cina dan potensi dampak kenaikan harga energi terhadap inflasi.
Indeks saham FTSE 100 Inggris dibuka di teritori negatip pada hari Rabu dan terakhir terlihat mengalami kerugian hampir 1% pada hari itu, merefleksikan sentimen pasar yang buruk. Indeks saham berjangka AS turun antara 0.2% sampai 0.4%.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di 1.2560 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2500 dan kemudian 1.2450. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2600 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2630 dan kemudian 1.2650.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


