(Vibiznews – Commodity) – Review Harga Minggu ke III Maret 2025 Kopi- Gula – Kakao , Harga kopi – gula dan kakao semua turun . Harga kopi turun karena menguatnya indeks dolar AS. Harga gula turun karena menguatnya indeks dolar memicu likuidasi di pasar gula berjangka. Harga kakao turun karena persediaan melimpah.
KOPI
Harga kopi Arabika Mei di ICE New York turun 75 sen (0.19%) menjadi $391.40. Harga kopi Robusta Mei di ICE London naik $18 (0.33%)
Harga kopi pada penutupan pasar hari Jumat beragam. Menguatnya indeks dolar ke tertinggi 2 minggu sehingga harga komoditas menjadi mahal bila dibeli dengan mata uang diluar dolar.
Harga kopi Robusta naik karena kekhawatiran cuaca di Vietnam setelah Laporan Dak Lak pada hari Jumat bahwa di daerah produksi kopi di Vietnam, Central Highlands, diperkirakan cuaca panas dan kurangnya curah hujan di 21-31 Maret.
Kenaikan persediaan kopi Robusta membuat harga turun setelah laporan dari ICE bahwa persediaan kopi robusta naik ke tertinggi 6 minggu pada hari Jumat sebesar 4,360 lot. Sedangkan persediaan kopi Arabika turun ke terendah 1 bulan pada hari Jumat sebesar 777,708 kantong.
Kurangnya hujan di Brazil menyebabkan tanaman kopi terganggu dan menaikkan harga kopi. Laporan Somar Meteorologia pada hari Senin curah hujan di Minas Gerais sebesar 30.8 mm pada minggu ini berakhir 15 Maret, atau 71% dari rata-rata.
Harga kopi Arabika naik pada hari Kamis setelah Cooxupe, perusahaan besar kopi Arabika Brazil mengatakan bahwa suhu panas dan curah hujan dibawah normal pada bulan lalu di Brazil memberikan efek berkurangnya produksi kopi tahun ini.
Harga kopi naik karena kekhawatiran persediaan berkurang. Pada hari Kamis lalu Cecafe melaporkan bahwa ekspor kopi hijau Brazil pada bulan Februari turun 12% dari tahun lalu menjadi 3 juta kantong.
Pada 28 Januari Conab memperkirakan hasil panen Brazil 2025/26 turun 4.4% dari tahun lalu mencapai jumlah terendah 3 tahun menjadi 51.81 juta kantong.
Conab juga menurunkan perkiraan hasil kopi di tahun 2024 sebesar 1.1% menjadi 54.2 juta kantong dari perkiraan September 54.8 juta kantong.
Harga kopi turun karena kekhawatiran kenaikan pada persediaan kopi, setelah Laporan dari Marex Solutions perkiraan bahwa kopi global surplus di 2025/26 naik menjadi 1.2 juta kantong dari 200,000 kantong di 2024/25.
Harga kopi Robusta juga tertekan karena Vietnam’s General Statistics Office melaporkan pada 6 Maret bahwa ekspor kopi Februari naik 6.6% dari tahun lalu 169,000 MT.
Pengaruh kekeringan dari cuaca El Nino tahun lalu akan membuat kerusakan tanaman kopi di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Curah hujan yang dibawah rata-rata sejak April lalu merusak pohon kopi selama proses berbunga sehingga mengurangi buah kopi sehingga panen Brazil 2025/26 akan berkurang.
Brazil menghadapi masalah cuaca kering sejak 1981, menurut pengamat kerusakan alam Cemaden.
Colombia, negara penghasil kopi Arabika terbesar ke dua di dunia juga mengalami pemulihan yang lambat dari kekeringan akibat cuaca El Nino tahun lalu.
Pada 4 Februari Conab melaporkan bahwa ekspor kopi Brazil di 2024 naik 28.8% dari tahun lalu sehingga mencapai rekor 50.5 juta kantong.
Pada 6 Februari Vietnam’s General Statistics Office melaporkan bahwa ekspor kopi Vietnam di bulan Januari turun 6.3% dari bulan lalu menjadi 134,000 MT.
The International Coffee Organization (ICO) melaporkan pada 6 Februari lalu bahwa ekspor kopi global di bulan Desember turun 12.4% dari tahun lalu menjadi 10.73 juta kantong dan ekspor dari Oktober – Desember turun 0.8% dari tahun lalu menjadi 32.25 juta kantong .
Analisa tehnikal untuk kopi Arabika
support pertama di $366 dan berikut ke $354
resistant pertama di $396 kemudian ke $408
GULA
Harga gula Mei di ICE New York turun 28 sen (1.40%) menjadi $19.72 . Harga gula Mei di ICE London turun 11.60 sen (2.06%)
Harga gula pada penutupan pasar hari Jumat turun karena menguatnya indeks dolar ke kurs tertinggi 2 minggu sehingga terjadi likuidasi di gula berjangka.
Harga gula naik selama 2 minggu dengan harga gula naik ke tertinggi 3 minggu pada hari Selasa dan harga gula di London naik ke tertinggi 3 ½ bulan karena produksi gula turun.
Pada hari Kamis lalu Unica melaporkan hasil gula kumulatif pada tahun 2024/25 di Amerika Tengah dan Selatan sampai bulan Februari turun 5.6% dari tahun lalu menjadi 39.822 MMT.
Pada hari Rabu the Indian Sugar and Bio-energy Manufactures Association mengurangi perkiraan produksi gula India di tahun 2024/25 menjadi 26.4 MMT dari perkiraan Januari 27.27 MMT karena berkurangnya hasil tanaman tebu.
Pada tanggal 6 Maret the International Sugar Organization (ISO) meningkatkan perkiraan defisit gula global 2024/25 menjadi 4.88 MMT dibanding perkiraan Nopember sebesar 2.51 MMT.
Memperlihatkan pasar lebih ketat dari surplus gula global di 2023/24 sebesar 1.31 MMT
The ISO juga menurunkan produksi gula global 2024/25 menjadi 175.5 MMT dari perkiraan Nopember sebesar 179.1 MMT pada har Kamis lalu
Green Pool Commodity Specialist pada 5 Februari memperkirakan bahwa pasar gula global beralih ke surplus 2.7 MMT di 2025/26 dari perkiraan defisit 3.7 MMT di 2024/25.
Harga gula turun pada hari Rabu karena perkiraan Datagro produksi di tahun 2025/26 di Brazil Tengah dan Selatan sebesar 42.4 MMT naik 6% dari tahun lalu.
Pada 27 Februari pedagang gula Czarnikow memperkirakan bahwa produksi gula Brazil di 2025/26 naik mencapai rekor 43.6 MMT karena memproduksi gula lebih menguntungkan dibanding memproduksi etanol.
Pada 20 Januari lalu pemerintah India hanya mengijinkan pabrik gula mengekspor 1 MMT gula untuk musim ini, menggantikan peraturan ekspor gula di tahun 2023. Pembatasan ekspor gula India berlaku sejak Oktober 2023 untuk menjaga persediaan gula domestic. India mengijinkan pabrik gula untuk mengekspor 6.1 MMT gula selama 2022/23 sampai 30 September setelah ekspor gula mencapai rekor 11.1 MMT pada periode sebelumnya.
The India Sugar Mills Association (ISMA) memperkirakan produksi gula India di 2024/25 turun 17.5% menjadi 26.4 MMT, jumlah terendah 5 tahun. Centrum melaporkan produksi gula India dari 1 Oktober sampai 31 Januari turun 12.2 % dari tahun lalu menjadi 16.5 MMT.
Kekeringan dan panas pada tahun ini menyebabkan kebakaran di pekebunan gula di Brazil sehingga merusak pohon tebu dan merusak hasil panen gula di daerah penghasil gula di Sao Paulo.
Orplana group dari industri gula tebu di Brazil ada 2.000 kebakaran yang merusak 80,000 ha perkebunan tebu di Sao Paulo. Green Pool Commodity Specialist mengatakan kerugian dari kebakaran sebesar 5 MMT gula.
Conab, Brazil menurunkan perkiraan produksi gula Brazil dari 21 Nopember turun menjadi 44 MMT dari perkiraan sebelumnya 46 MMT, karena hasil gula turun akibat cuaca panas dan kering.
Laporan tahunan dari USDA pada 21 Nopember produksi gula global 2024/25 diperkirakan naik 1.5% dari tahun lalu sehingga mencapai rekor di 186.619 MMT.
Konsumsi gula global di 2024/25 naik 1.2% dari tahun lalu mencapai rekor di 179.63 MMT.
Sehingga persediaan akhir gula global di 2024/25 turun 6.1% menjadi 45.427 MMT.
Analisa tehnikal untuk gula
support pertama di $19.40 dan berikut ke $18.50
Resistant pertama di $20.30 dan berikut ke $ 20.90
KAKAO
Harga kakao Mei di ICE New York turun $306 (3.79%) menjadi $7,765 per ton. Harga kakao Mei di ICE London turun $162 (2.60%)
Harga kakao pada penutupan pasar hari Jumat turun ke terendah 4 ¼ bulan dan ditutup turun tajam . Harga kakao turun selama 5 minggu karena persediaan meningkat
Pada 28 Februari the International Cocoa Organization (ICCO) memperkirakan akan surplus 142,000 MT di tahun 2024//25 , inilah surplus pertama di pasar kakao selama 4 tahun. ICCO juga memperkirakan produksi kakao di 2024/25 naik 7.8% menjadi 4.84 MMT.
Persediaan kakao dalam pengawasan ICE meningkat kembali di pelabuhan AS membuat harga kakao turun. Sejak ke terendah 21 tahun di 1,263,493 kantong pada 24 Januari, Tetapi jumlah persediaan kakao meningkat kembali ke jumlah tertinggi 4 1/2 bulan menjadi 1,784,552 kantong pada hari Jumat.
Juga Nigeria pada 27 Februari melaporkan ekspor kakao di bulan Januari naik 27% dari tahun lalu menjadi 46,970 MT.
Kekhawatiran hasil di Ivory Coast pada pertengahan tahun membuat penurunan harga kakao terbatas. Panen kakao di pertengahan tahun lebih kecil dari panen tahunan dan dimulai di bulan April. Perkiraan rata-rata hasil kakao di Ivory Coast 400,000 MT turun 9% dari tahun lalu di 440,000 MT
Kekhawatiran bahwa ekspor akan menurun membuat harga kakao meningkat. Pemerintah Ivory Coast melaporkan pada hari Senin bahwa petani mengirimkan 1.41 MMT kakao ke pelabuhan Ivory Coast dari 1 Oktober sampai 16 Maret naik 12% dari tahun lalu . Jumlah ini turun dari kenaikan 35% dari bulan Desember.
Pada 3 Februari harga kakao turun ke harga terendah 3 ¼ bulan karena eksekutif dari pabrik coklat Hershey dan Mondelez memperingatkan bahwa harga kakao yang tinggi akan membuat permintaan berkurang
Pada 4 Februari pabrik coklat Mondelez International mengatakan potensi penurunan permintaan coklat terutama di Amerika Utara dimana konsumsi coklat menurun. Juga pada 18 Februari perusahaan ini mengatakan harga coklat akan naik 50% karena kenaikan harga kakao, sehingga permintaan akan berkurang.
Pabrik Coklat Hersey mengatakan pada 6 Februari tingginya harga kakao membuat perusahaan terpaksa membuat resep baru dengan mengganti kakao dengan bahan lain.
Harga kakao yang tinggi membuat permintaan kakao di kuartal ke 4 turun.
Pada 9 Januari Laporan Penggilingan kakao di kuartal 4 di Eropa, Asia dan Amerika Utara
- Kakao yang digiling di Eropa turun 5.3% dari tahun lalu menjadi 331.853 MT terendah dalam 4 tahun.
- The Cocoa Association of Asia melaporkan kakao yang digiling di kuartal 4 turun 0.5% dari tahun lalu menjadi 210,111 MT juga terendah 4 tahun.
- The National Confectioners Association melaporkan kakao yang digiling di Amerika Utara turun 1.2% dari tahun lalu menjadi 102,761 MT
The International Cocoa Organization (ICCO) pada 28 Februari 2025 bahwa defisit kakao global di 2023/24 sebesar 441,000 MT defisit terbesar dalam 60 tahun . ICCO mengatakan produksi kakao di 2023/24 turun 13.1% dari tahun lalu menjadi 4,380 MMT. Ratio persediaan kakao dengan kakao yang digiling sebesar 27% terendah dalam 46 tahun.
Analisa tehnikal untuk kakao di New York
Support pertama di $ 7,760 dan berikut ke $6,670
Resistant pertama di $8,780 dan berikut ke $9,140
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting