(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang naik untuk ke sembilan sesi berturut-turut pada hari Senin, mencapai harga tertinggi sejak Maret karena menguatnya penjualan mobil.
Harga karet Juni di the Osaka Exchange naik 4.4 yen atau 1.27% menjadi $349.9 yen ($2.23) per kg. Harga karet sempat menyentuh 350.8 yen pada awal pasar, harga tertinggi sejak 28 Maret.
Harga karet Mei di the Shanghai Futures Exchange (SHFE) naik 165 yuan atau 1.06% menjadi 15,790 yuan ($2,261.76) per MT.
Harga karet Butadiene Februari di SHFE naik 95 yuan atau 0.82% menjadi 11,645 yuan ($1,668. 03) per MT.
Kenaikan penjualan mobil global membuat permintaan pabrik ban meningkat, sehingga harga karet naik.
Penjualan kendaraan listrik global naik 28% pada tahun lalu, penjualan BYD Cina habis terjual untuk pertama kalinya untuk penjualan tahunan, meningkatnya permintaan Eropa, dimana pabrik mobil Cina diperluas menyaingi AS.
Di India pabrik mobil besar melaporkan kenaikan penjualan Desember dengan market leader, Maruti Suzuki dengan penjualan dealer domestik naik 37% mencapai rekor 178,646 units.
Indeks Nikkei 225 naik 3.3% mendekati rekor tertinggi dalam 2 bulan setelah pasar dibuka kembali pada hari pertama setelah Tahun baru.
Harga minyak mentah volatile dan didorong turun hari Senin karena besarnya persediaan global dibanding dengan kekhawatiran gangguan pasokan setelah AS menculik Presiden Venezuela Maduro dengan serangan di akhir minggu.
Karet alam selalu mengikuti arah dari harga minyak mentah karena bersaing dengan karet sintetis yang dibuat dari minyak
Analisa tehnikal untuk karet Jepang
Suppport pertama di 341 yen kemudian ke 333 yen
Resistant pertama di 348 yen kemudian ke 356 yen
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



