(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepanng naik pada hari Kamis, mengikuti naiknya harga minyak mentah dan kekhawatiran akan pasokan dari produsen karena penyadapan sudah berhenti.
Harga karet Juli di the Osaka Exchange (OSE) naik 6.6 yen atau 1.91% menjadi 351.6 yen ($2.30) per kg.
Harga karet Mei di the Shanghai Futures Exchange naik 425 yuan atau 2.61% menjadi 16,690 yuan ($2,402.89) per MT
Harga karet butadiene Maret di SHFE naik 245 yuan atau 1.86% menjadi 13,390 yuan per ton.
Harga karet Februari di Singapore Exchange SICOM naik 1.9% menjadi $192 sen USD
Harga minyak mentah naik 1.5% di pasar Asia, kenaikan harga hari ke tiga pada hari Kamis, naiknya kekhawatiran karena AS akan melakukan serangan militer di Timur Tengah, di negara produsen Iran yang akan mengganggu persediaan.
Karet alam selalu mengikuti arah dari harga minyak mentah karena bersaing dengan karet sintetis yang dibuat dari minyak
Di negara produsen karet seperti Thailand dan Vietnam produksinya semakin turun.
Tanaman karet biasanya mengalami penurunan produksi dari Februari sampai Mei sebelum memasuki panen puncak dari Mei dan berakhir September.
Perkiraan permintaan hilir untuk persediaan selama di Tahun Baru juga menaikkan harga.
Akumulasi penumpukan persediaan di pelabuhan China Qingdao dari karet alam menurunkan harga.
Persediaan di pelabuhan Qingdao menyimpan sebagian besar karet alam Cina.
Analisa tehnikal untuk karet Jepang
Suppport pertama di 343 yen kemudian ke 343 yen
Resistant pertama di 348 yen kemudian ke 353 yen
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



