Harga Kopi Arabika, Kopi Robusta, Gula dan Kakao Turun – Review Minggu Pertama Februari 2026

100

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Arabika, kopi Robusta, harga gula dan harga kakao turun – Review Minggu Pertama Februari 2026 

KOPI 

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York turun $11.85 (3.84%) menjadi $296.55 . Harga kopi Robusta di ICE London turun $67 (1.75%) 

Summary faktor penggerak harga Kopi minggu ini 

  • Harga kopi Arabika turun dan harga kopi Robusta turun pada hari Jumat  
  • Harga kopi rata-rata  di ICO 266.50 sen per pound 
  • Persediaan Kopi Arabika di ICE  naik ke jumlah tertinggi 3 ¼ bulan 
  • Persediaan kopi Robusta di ICE naik ke jumlah tertinggi 2 bulan 
  • Laporan Somar Meteorologia pada hari Senin   di Minas Gerais curah hujan 69.8 mm pada minggu ini  sampai 30 Januari atau 117% dari rata-rata 

 

Harga kopi melanjutkan penurunan pada hari Jumat, dengan harga kopi Arabika turun ke harga terendah 6 bulan pada hari Kamis dan harga kopi Robusta turun ke harga terendah 5.75 bulan.  

Harga kopi mengalami tekanan selama minggu terakhir karena persediaan kopi meningkat . Outlook dari pasokan kopi yang melimpah menurunkan harga Laporan dari Conab pada hari Kamis perkiraan hasil kopi Brazil 2026 dinaikkan 17.2% menjadi 66.2 juta kantong dari perkiraan. Produksi kopi Arabika naik 23.2% menjadi 44.1 juta kantong dan produksi kopi Robusta naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 22.1 juta kantong. 

Ekspor kopi Robusta Vietnam meningkat sehingga harga kopi Robusta turun, 

Pada   the Vietnam National Statistics Office melaporkan    Ekspor Kopi Vietnam Januari  melonjak  38.3% menjadi 198,000 MMT.   Ekspor Kopi Vietnam tahun 2025 melonjak  17.5% menjadi 1.58 MMT 

Curah hujan di Brazil di atas rata-rata di daerah produsen kopi Arabika terbesar dunia membuat kekhawatiran akan kekeringan berkurang sehingga harga kopi turun 

Laporan Somar Meteorologia pada hari Senin   di Minas Gerais curah hujan 69.8 mm pada minggu ini  sampai 30 Januari atau 117% dari rata-rata 

Meningkatnya persediaan kopi Vietnam menurunkan harga Produksi kopi Vietnam 2025/26 diperkirakan naik 6% dari tahun lalu menjadi 1.76 MMT atau 29.4 juta kantong ke tertinggi 4 tahun. 

Persediaan kopi turun sehingga menaikkan harga Persediaan Kopi Arabika di ICE   turun  ke jumlah terendah 1 ¾ tahun menjadi 398,645 kantong pada 18 Nopember sekarang naik ke jumlah tertinggi 3 ¼ bulan  menjadi 461,829 kantong pada 7 Januari 

Persediaan kopi Robusta di ICE turun ke  jumlah  terendah 13 bulan menjadi 4,012 lot pada 10 Desember tetapi sekarang naik ke tertinggi 2 bulan di 4,662 lot pada Senin lalu 

Dari sisi positif untuk kopi , Brazil Trade Ministry melaporkan hari Kamis ekspor kopi  Brazil bulan Januari  turun 42.4% menjadi 141 juta MT 

Tanda persediaan kopi global kurang  membuat harga kopi naik setelah Laporan dari the International Coffee Organization (ICO) pada 7 Nopember  bahwa ekspor kopi global   pada tahun marketing ini ( Oktober – September) turun 0.3% dari tahun lalu menjadi 138,658 juta kantong 

USDA Foreign Agricultural Service (FAS) pada 18 Desember  memperkirakan produksi kopi dunia di 2025/26 naik 2% dari tahun lalu menjadi 178,848 juta kantong.  Penurunan produksi kopi Arabika 4.7%  menjadi 95.515 juta kantong .  Produksi kopi Robusta naik 10.9% menjadi 83.333 juta kantong 

USDA Foreign Agricultural Service (FAS) memperkirakan produksi kopi Brazil 2025/26 turun 3.1%  dari tahun lalu menjadi 63 juta kantong 

Produksi kopi Robusta Vietnam  menurut FAS di 2025/26 naik 6.2% dari tahun lalu menjadi 30.8 juta kantong jumlah tertinggi 4 tahun. 

Perkiraan persediaan akhir di 2025/2di 2025/26 turun 5.4% menjadi 20.148 juta kantong dari 21.307 juta kantong di  2024/25 

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika  

Support pertama di $300 dan berikut ke $288 

Resistance pertama di $331 kemudian ke $342  

GULA 

Harga gula Maret di ICE New York turun 16 sen (1.12%) menjadi $14.11 . Harga gula Maret di ICE London turun 3.5 sen (0.86%) 

Summary Faktor Penggerak  Harga Gula minggu ini 

  • Harga gula di  New York dan harga gula di London turun pada hari Jumat 
  • Pasokan meningkat di pasar karena pertumbuhan yang baik dari tebu dan bit di seluruh dunia. 
  • Perkiraan surplus global yang besar di 2025/26 di pasar karena produksi naik di India dan Thailand 
  • The ISO memperkirakan  produksi gula global 2025/26 naik 3.2% 

 

Harga gula turun pada hari Jumat dengan harga gula di New york  turun ke harga terendah 3 bulan. Harga gula berangsur-angsur turun selama 3 bulan terakhir. Harga gula di London turun ke terendah 5 tahun pada hari Senin karena outlook gula global surplus.  

Meningkat produksi gula global membuat harga gula turun. Pada hari Jumat, Unica  melaporkan   produksi gula kumulatif  2025/26 di Brazil   di Tengah – Selatan   sampai pertengahan pertengahan Januari  naik 0.9% dari tahun   lalu   menjadi 40.236 MMT. Ratio tebu yang digiling  menjadi menjadi gula naik 50.38% di 2025/26 dari 48.15% di 2024/25 

Outlook gula surplus yang terus menerus menurunkan harga.  Pedagang gula Czarnikow pada hari Rabu menaikkan perkiraan surplus gula global 3.4 MMT di tahun 2026/17 melanjutkan surplus 8.3 MMT di 2025/26 

Green Pool Commodity Specialists mengatakan hari Kamis lalu mereka memperkirakan global surplus gula di 2025/26 sebesar 2.74 MMT. Dan surplus 2026/27 sebesar 156,000 MT. 

Stone X mengatakan hari Jumat lalu perkiraan global surplus 2.9 MMT di 2025/26. 

The India Sugar Mill Association (ISMA) pada 19 Januari  menaikkan perkiraan   output  gula India dari 1 Oktober – 15 Januari naik 22% dari tahun lalu menjadi 15.9 MMT.  

The India Sugar Mill Association (ISMA) pada  11 Nopember menaikkan perkiraan   produksi gula India menjadi 31 MMT dari perkiraan sebelumnya 30 MMT naik 18.8% dari tahun lalu. 

ISMA juga menurunkan penggunaan gula untuk produksi etanol di India menjadi  3.4 MMT dari perkiraan Juli 5 MMT   sehingga  membuat India  diijinkan untuk menaikkan ekspor. 

Harga gula turun pada awal bulan lalu karena meningkatnya ekspor gula India, setelah Sekretaris Pangan India mengatakan bahwa pemerintah mengijinkan tambahan ekspor untuk mengurangi pasokan domestik yang melimpah. Pada bulan Nopember Kementerian Pangan India  mengijinkan ekspor 1.5 MMT gula di tahun 2025/26. India memperkenalkan sistem kuota untuk mengekspor gula di 2022/23 setelah terlambatnya hujan membuat produksi berkurang membuat  terbatasnya   pasokan domestik. 

Outlook untuk gula global surplus sehingga menurunkan harga. Pada  12 Desember Covrig Analytics menaikan perkiraan global surplus untuk 2025/26 menjadi 4.7 MMT dari 4.1 MMT di Oktober.  Walaupun perkiraan Covrig 2026/27 surplus gula global akan turun menjadi 1.4 MMT, dengan turunnya harga menurunkan produksi. 

Outlook dari hasil panen gula yang mencapai rekor menurunkan harga gula di Brazil. Pada 4 Nopember Conab menaikan  perkiraan hasil gula Brazil menjadi 45 MMT dari perkiraan sebelumnya  44.5 MMT 

Outlook perkiraan mengecilnya persediaan dari Brazil merupakan faktor yang menaikkan harga. Pada 23 Desember Safras & Mercado melaporkan produksi gula Brazil di 2026/27 akan turun 3.91% menjadi 41.8 MMT dari 43.5 MMT di 2025/26 . Perusahaan itu memperkirakan ekspor gula Brazil di 2026/27 turun 11% dari tahun lalu menjadi 30 MMT. 

Harga gula turun meneruskan penurunan pada 17 Nopember ketika the International Sugar Organization (ISO) memperkirakan surplus 1.625 juta MT di 2025/26 setelah di 2024/25 defisit 2.916 juta MT. 

Menurut ISO surplus terjadi karena kenaikan produksi gula India, Thailand dan Pakistan.  

The ISO memperkirakan  produksi gula global 2025/26 naik 3.2%  menjadi 181.8 juta MT 

Pedagang gula Czarnikow pada 5 Nopember menaikkan perkiraan surplus 2025/26 menjadi 8.7 MMT naik 1.2 MMT dari perkiraan bulan September 7.5 MMT. 

Pedagang gula Czarnikow pada 5 Nopember menaikkan perkiraan surplus 2025/26 menjadi 8.7 MMT naik 1.2 MMT dari perkiraan bulan September 7.5 MMT. 

Outlook produksi gula Thailand meningkat  sehingga harga gula  turun setelah Laporan dari the Thai Sugar Miller Corp pada 1 Oktober hasil gula Thailand di 2025/26 naik  5% dari tahun lalu 10.5 MMT. 

Pada 16 Desember Laporan   USDA   dalam laporan tahunan,  memperkirakan produksi  gula global di 2025/26 naik 4.6% dari tahun lalu menjadi 189,318 MMT perkiraan USDA – FAS konsumsi  gula global naik 1.4% dari tahun lalu mencapai rekor 177.921 MMT   

Perkiraan persediaan akhir gula global  turun 2.9% dari tahun lalu menjadi 41.188 MMT.  

USDA -FAS  dalam laporan tahunan,  memperkirakan produksi  gula Brazil di 2025/26 akan naik 2.3% dari tahun lalu mencapai rekor 44.7 MMT. FAS juga melaporkan produksi gula India di 2025/26 naik 25% dari tahun lalu menjadi 35.25 MMT, karena hujan turun dan perluasan area tanaman. 

FAS melaporkan produksi gula Thailand 2025/6 naik 2% menjadi 10.25 MMT. 

Analisa tehnikal untuk gula     

Support pertama di $14.10 dan berikut ke $13.80 

Resistance pertama di $15.10 dan berikut ke $ 15.60 

KAKAO 

Harga kakao Maret di ICE New York turun $12 (0.29%) menjadi $4,197 per ton. Harga kakao Maret di ICE London turun $16 (0.52%) 

Summary pergerakan harga kakao minggu ini : 

  • Harga kakao    pada penutupan pasar hari Jumat turun di New York  dan di London  
  • Melemahnya USD 
  • Panen besar akan berlangsung dengan kualitas yang baik karena cuaca yang mendukung di Afrika Barat 
  • Pemerintah Ivory Coast  melaporkan  pada hari Senin  bahwa  petani  mengirimkan   kakao ke pelabuhan Ivory Coast  1.23 MMT dari 1 Oktober sampai 1 Februari 2026  turun 4.7%  

Permintaan turun terus berlanjut sedangkan persediaan meningkat 

Harga kakao turun pada hari Jumat masih diatas harga terendah saat ini. Harga kakao pulih dari harga terendah pada Jumat ini..  

Melemahnya dolar pada hari Jumat mebuat harga kakao lebih murah apabila dibeli dengan mata uang lain selain dolar 

https://vibiznews.com/index.php/2026/02/09/rekomendasi-forex-dolar-as-9-februari-2026-menghadapi-penguatan-pasar-saham-cermati-pernyataan-pejabat-fed/ 

 Harga kakao melanjutkan penurunan bulanan pada hari Jumat lalu dengan harga kakao di New York mencapai harga terendah 2 ¼  tahun dan harga kakao  di London turun mencapai harga terendah 2 ½ tahun. 

Melimpahnya persediaan global memberi tekanan pada harga kakao. Stone X pada hari Kamis lalu memperkirakan surplus kakao global sebesar 287,000 MT di 2025/26 dan 267,000 MT di 2026/27. 

Pada 23 Januari International Cocoa Organization melaporkan persediaan kakao global 2024/25 naik 4.2% dari tahun lalu menjadi 1.1 MMT 

Kekhawatiran akan permintaan menekan harga kakao setelah konsumen tidak membeli di harga coklat yang tinggi. Pada hari Rabu Barry Callebaut AG, pabrik pembuat  coklat terbesar dunia melaporkan volume penjualan turun 22% pada divisi kakao pada kuartal yang berakhir 30 Nopember, karena permintaan pasar negatif  dan prioritas kepada volume pendapatan di segmen yang lebih tinggi di kakao. 

Persediaan naik membuat harga kakao turun menjadi ke jumlah tertinggi  1 ½  tahun  di 2,966, 214 kantong pada hari Kamis 

Harga kakao naik karena persediaan kakao lebih kecil dari Ivory Coast Pemerintah Ivory Coast melaporkan pada hari Senin bahwa petani mengirimkan kakao ke pelabuhan Ivory Coast  1.23 MMT dari 1 Oktober sampai 1 Februari 2026)  turun 4.7% dari 1.24 MMT di tahun lalu pada periode yang sama 

Cuaca yang membaik di Afrika Barat diperkirakan akan menaikkan hasil dan persediaan yang akan menurunkan harga. Tropical General Investmen Group mengatakan   kondisi yang bagus untuk pertumbuhan di Afrika Barat akan menaikkan hasil panen di Februari – Maret di Ivory Coast dan Ghana, setelah laporan petani buah kakao yang besar dan sehat dibanding tahun lalu di periode yang sama. 

Pabrik coklat Mondelez International  mengatakan   bahwa hasil panen  buah kakao terakhir di Afrika Barat naik 7% diatas rata-rata 5 tahun dan naik dari tahun lalu. Panen utama mulai berlangsung di Ivory Coast dan petani optimis kualitas kakao baik. 

Pasokan yang lebih sedikit dari Nigeria menaikkan harga kakao . Ekspor kakao Nopember  Nigeria  turun 7%  dari tahun lalu menjadi 35,203 MT 

Nigeria Cocoa Association  memperkirakan produksi    kakao Nigeria  di tahun  2025/26 turun 11% dari tahun lalu menjadi 305,000 MT  dari perkiraan sebelumnya  344,000 MT di 2024/25. 

Pada 28 Nopember the International Cocoa Organization (ICCO) memotong perkiraan surplus 2024/25 menjadi 49,000 MT dari perkiraan sebelumnya 142,000 MT. Juga menurunkan produksi kakao 2024/25 menjadi 4.69 MMT dari 4.84 MMT sebelumnya. 

Rabobank pada hari Selasa lalu menurunkan perkiraan surplus kakao global menjadi 250,000 MT dari perkiraan Nopember 328,000 MT. 

Pada 30 Mei  the International Cocoa Organization (ICCO)  memperbaiki  perkiraan   persediaan kakao global 2023/24 defisit 494,000 MT   defisit terbesar lebih dari 60 tahun. ICCO mengatakan produksi 2023/24 turun 12.9% dari tahun lalu menjadi 4.368 MMT 

Pada 19 Desember ICCO memperkirakan surplus kakao global di 2024/25 sebesar 49,000 MT, membuat surplus pertama selama 4 tahun. ICCO juga mengatakan produksi kakao global 2024/25 naik 7.4% dari tahun lalu menjadi 4.69 MMT
 

Analisa tehnikal untuk kakao di New York  

Support pertama di $3,840 dan berikut ke $3,600 

Resistance pertama di $4,490 dan berikut ke $5,180 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting