(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (27/4), terpantau menguat 46,132 poin (0,65%) ke level 7.175,622 setelah dibuka naik ke level 7.183.040.
IHSG bergerak rebound dari level 2,5 minggu terendahnya searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi mencetak rekor baru di antara investor mengenyampingkan tensi konflik Timur Tengah, dengan batalnya perundingan diplomasi AS-Iran yang mengangkat lagi harga minyak mentah dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dengan dua indeksnya mencatat rekor tertinggi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,32% atau 55 poin ke level Rp 17.220, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya; bergerak terkoreksi setelah minggu lalu membukukan gain mingguan di tengah tertekannya sentimen risiko investor yang mengangkat dollar sebagai safe haven.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.275, serta terpantau melanjutkan rebound akhir pekan kemarin menjauhi area rekor terendah sebelumnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 53,550 poin (0,75%) ke level 7.183.040. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,320 poin (0,34%) ke level 693,080. Siang ini IHSG menguat 46,132 poin (0,65%) ke level 7.175,622. Sementara LQ45 terlihat naik 0,35% atau 2,410 poin ke level 693,170.
Tercatat saat ini sebanyak 449 saham naik, 241 saham turun dan 127 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,72%, dan Hang Seng yang naik 0,15%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari level 2,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi mencetak rekor baru di antara investor mengenyampingkan tensi konflik Timur Tengah, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dengan mencatat rekor tertinggi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan pada rebound-nya walau agak terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.578 dan 7.773. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



