Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi Mengakhiri Volatilitas Wall Street Terkait Berita Iran

109

(Vibiznews – Index) – Saham Wall Street bertahan di zona positif setelah sempat alami tekanan lonjakan harga minyak mentah pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (22/5/2026).

Indeks utama Wall Street mengalami volatilitas yang cukup besar di bagian akhir sesi tetapi berakhir di wilayah positif, dengan Dow Jones mencapai rekor penutupan tertinggi baru.

Dow Jones naik  0,6% menjadi 50.285,66, S&P 500 naik  0,2% menjadi 7.445,72 dan Nasdaq naik  0,1% menjadi 26.293,10.

Penurunan awal saham Wall Street terjadi akibat rebound harga minyak mentah AS-WTI yang melonjak hingga 4,5%.

Harga minyak mentah berjangka kembali melonjak di atas $100 per barel  setelah laporan dari Reuters mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran telah mengeluarkan arahan bahwa uranium tingkat hampir-senjata negara itu tidak boleh dikirim ke luar negeri.

Namun laporan tersebut dibantah oleh seorang pejabat senior Iran yang membuat harga minyak WTI tersebut mengalami penurunan signifikan  yang berkontribusi pada pemulihan saham.

Sentimen awal sesi juga dibebani oleh laporan kuartalan  Walmart (WMT) yang mengecewakan hingga membuat sahamnya  anjlok sebesar 7,3%.

Secara sektoral, saham perangkat keras komputer memimpin penguatan dengan NYSE Arca Computer Hardware Index naik sebesar 4,9%. Lonjakan sektor ini merespon laporan dari Wall Street Journal bahwa pemerintahan Trump memberikan hibah sebesar $2 miliar kepada sembilan perusahaan komputasi kuantum.

Penguatan signifikan juga terlihat pada saham-saham maskapai penerbangan dengan  NYSE Arca Airline Index melonjak 4,5%