(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan mengalami aksi jual massal yang masif pada perdagangan hari Rabu (10/06/2026) dengan indeks utama berakhir dengan anjlok tajam.
Indeks harian Kospi ditutup anjlok 4% lebih, membalikkan seluruh keuntungan dari sesi sebelumnya yang mengikuti pelemahan bursa Wall Street semalam.
Anjloknya indeks Kospi dipicu oleh ambruknya selera risiko investor secara global menyusul laporan bahwa Amerika Serikat melancarkan serangan militer baru terhadap Iran. Eskalasi mendadak ini seketika menyalakan alarm bahaya atas ketidakstabilan regional yang lebih luas serta mendorong lonjakan harga minyak mentah.
Sentimen juga dibebani oleh anksi ambil untung saham-saham teknologi di tengah mencuatnya kembali kekhawatiran atas valuasi saham yang dinilai sudah terlalu tinggi (overvalued) pasca-reli panjang yang didorong oleh euforia AI belakangan ini.
Indeks harian Kospi anjlok sangat tajam 4,52% dan ditutup ke posisi 7.731, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 ditutup anjlok 4,53% ke posisi 1229,20.
Saham-saham besar yang lemahkan Kospi seperti Samsung Electronics (-6,06%) dan SK hynix (-7,54%) memimpin penurunan, sementara kerugian juga tercatat di SK Square (-6,78%), Hyundai Motor (-5,79%), dan LG Energy Solution (-2,77%).








