(Vibiznews – Commodity) – Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah atau CPO di Bursa Malaysia Derivatives terpantau bergerak konsolidasi pada perdagangan hari ini, Rabu (5/8/2026), dan ditutup menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level RM4.702 per metrik ton. Kontrak acuan tersebut bergerak stabil pada kisaran RM4.702 hingga RM4.710 per metrik ton, melanjutkan tren rebound teknikal setelah sempat tertekan aksi ambil untung pelaku pasar pada akhir pekan lalu.
Momentum pemulihan harga CPO dunia hari ini kembali ditopang oleh pergerakan positif di pasar minyak nabati global. Kontrak minyak kedelai atau soyoil di Dalian Commodity Exchange tercatat menguat 0,62 persen, sejalan dengan penguatan yang juga terjadi pada kontrak di bursa Chicago Board of Trade. Kenaikan harga minyak nabati pesaing tersebut turut mengerek daya tarik ekspor CPO di pasar global, mengingat kedua komoditas ini kerap bergerak searah sebagai sesama bahan baku minyak nabati substitusi.
Selain sentimen dari minyak nabati kompetitor, rebound harga minyak mentah dunia turut memberikan dorongan tambahan bagi pasar sawit hari ini. Harga minyak mentah acuan, baik West Texas Intermediate maupun Brent, kembali menguat pada perdagangan global, sehingga membuat CPO menjadi pilihan bahan baku yang lebih ekonomis untuk produksi biodiesel. Korelasi positif antara harga energi fosil dan harga sawit ini kembali terkonfirmasi pada sesi perdagangan hari ini, memperkuat posisi CPO sebagai komoditas substitusi energi terbarukan.
Dari sisi kebijakan, pasar sawit global juga masih mencermati langkah fiskal Indonesia selaku produsen dan eksportir CPO terbesar dunia. Untuk periode 1–31 Agustus 2026, Kementerian Perdagangan telah menetapkan penurunan Harga Referensi atau HR CPO menjadi US$996,52 per metrik ton. Penurunan HR tersebut secara otomatis memangkas tarif Bea Keluar menjadi US$148 per metrik ton, sebuah penyesuaian yang berpotensi meningkatkan daya saing ekspor sawit Indonesia di tengah persaingan harga minyak nabati regional.
Sejalan dengan penguatan harga di Bursa Malaysia, pasar fisik dalam negeri turut mencatatkan tren serupa. Harga CPO domestik di KPBN Inacom untuk tender wilayah Franco Dumai merangkak naik ke posisi Rp15.650 per kilogram, mencerminkan optimisme pelaku pasar dalam negeri terhadap pemulihan harga sawit dunia yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir.








