Rekomendasi Harga Emas 2 September 2026 : Terbebani Penguatan Dolar AS

84

(Vibiznews – Commodity) Harga emas merosot terendah dua minggu dan ditutup turun tajam pada hari Selasa, tertekan penguatan nilai tukar dolar AS.

Harga emas spot ditutup turun 2,71% pada $4.328,44 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun 1,90% pada $4.396,4 per ons.

Lihat video : Harga Beli dan Buyback Emas Antam Hari ini Rabu 2 September 2026, Kompak Merosot Rp40.000

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi global pada hari Selasa memberikan sentimen negatif bagi logam mulia.

Tekanan juga datang dari lonjakan harga minyak mentah sebesar 5% hingga mencapai level tertinggi dalam enam minggu telah meningkatkan ekspektasi inflasi dan berpotensi mendorong bank-bank sentral dunia untuk menaikkan suku bunga—sebuah faktor negatif bagi logam mulia.

Logam mulia juga terbebani oleh sentimen negatif yang terbawa dari hari Jumat lalu, ketika komentar bernada *hawkish* dari Ketua The Fed, Warsh, meningkatkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC bulan depan menjadi 69% pada hari Selasa, naik dari 36% sebelum ia menyampaikan pernyataannya.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change Agustus AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun terbebani penguatan dolar AS. Juga jika data ADP Employment Change Agustus AS terealisir meningkat, akan dapat menguatkan dolar AS, dan menekan harga emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.281-4.234. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.418-4.508.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.340-4.285. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.481-4.567.