Indeks Kospi Senin Ditutup Meroket; Saham SK Hynix dan Samsung Melesat

32
kospi

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan mencatatkan lonjakan luar biasa pada penutupan perdagangan hari ini, Senin, 7 September 2026. Indeks KOSPI ditutup meroket tajam, memperpanjang tren penguatan indeks selama tiga sesi berturut-turut dan mencatat rekor penutupan tertinggi dalam lima minggu terakhir.

Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) ditutup naik 308,18 poin, atau melesat 4,61 persen, dan berakhir pada level 6.995,39, mendekati level psikologis 7.000. Lonjakan masif ini melanjutkan momentum bullish yang telah terbentuk sejak akhir pekan lalu.

Katalis utama hari ini datang dari peluncuran model kecerdasan buatan generasi terbaru dari OpenAI, yakni GPT-6 Astra. Pengumuman ini memicu kembali optimisme investasi AI global karena diekspektasikan akan mendongkrak permintaan pasar secara masif terhadap cip memori performa tinggi.

Merespons katalis tersebut, saham-saham cip memori kelas berat langsung memimpin lonjakan indeks. Saham SK Hynix melonjak 8,1 persen dan Samsung Electronics melesat 5,3 persen, terdorong kebangkitan permintaan cip AI di bursa Amerika Serikat. Selain itu, saham holding teknologi SK Square juga terangkat 5,4 persen. Sentimen positif ini bertambah kuat setelah kepala strategi ekuitas Asia Pasifik dari Goldman Sachs, Timothy Moe, mempertahankan target jangka panjang KOSPI yang sangat optimis di level 12.000, dengan menilai bahwa investor global masih meremehkan seberapa lama siklus keuntungan atau upcycle AI ini akan menopang produsen chip Korea Selatan.

Di pasar reguler, investor asing dan institusi menjadi motor penggerak utama dengan membukukan aksi beli bersih masing-masing sebesar 330,50 miliar won dan 338,14 miliar won. Aksi ini berhasil menyerap pasokan saham dari investor ritel lokal yang cenderung melakukan aksi ambil untung di tengah reli tajam hari ini.

Seiring dengan derasnya arus modal masuk, nilai tukar mata uang won Korea Selatan ikut menguat 9,9 won terhadap dolar AS dan ditutup di level 1.340,5 won per dolar, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek pasar ekuitas Korea Selatan pada penutupan perdagangan hari ini.