Ditengah perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (9/9) dimana dollar AS masih menunjukkan pelemahannya, kurs SGD masih alami tekanan. Namun secara mingguan sepanjang pekan ini, dollar Singapura berhasil cetak penguatan setelah 2 pekan sebelumnya tertekan.
Demikian terhadap rupiah, dollar Singapura tidak mampu pertahankan penguatannya dan anjlok dalam 2 hari berturut. Sepekan ini kurs SGD masih melemah secara mingguan lawan rupiah. Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergerak lemah di kisaran 9680.93 setelah perdagangan sebelumnya ditutup lemah di 9705.33.
Dan untuk transaksi antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah menjadi 9,734.33 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,763.25 pada tanggal 8 September.
Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (17:10 WIB) bergerak lemah di kisaran 1.3562 setelah diawal perdagangan dibuka lebih rendah pada level 1.3517. Pada perdagangan sebelumnya pair USDSGD menutup harian dengan bulliish yang berakhir di 1.3510.
Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan sesi Amerika diperkirakan bullish, dan berdasarkan harga tingginya perdagangan pair ini berpotensi naik ke kisaran 1.3565 malam nanti.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



