Rekomendasi Pergerakan Harga Minyak 19 Februari 2020

620
harga minyak opec

(Vibiznews-Commodity) Harga minyak WTI sempat turun 1% di dalam perdagangan sesi Amerika Serikat hari Selasa kemarin, karena keengganan terhadap resiko masuk lagi. Namun pada pagi ini dalam perdagangan sesi Asia, minyak mentah WTI sudah berhasil naik lagi dan diperdagangkan pada $52.34, sedikit diatas ketinggian hari kemarin di $52.16.

Keprihatinan mengenai virus corona dan pengaruhnya terhadap permintaan dan juga keragu-raguan bahwa OPEC dan sekutunya, termasuk apakah Rusia mau mengurangi produksi, telah membebani usaha “bullish” dari suatu koreksi yang berkelanjutan, dan membatasi keuntungan pada minggu pertama dari enam minggu kerugian.

Namun, itu bukanlah  berarti usaha “bullish” telah berhenti. Jika OPEC mempertimbangkan untuk tidak memangkas produksinya, ini bukanlah pertanda buruk, karena dari sisi lain, kemungkinan opini mereka ternyata lebih optimis akan terjadinya pemulihan yang organik dalam harga dan bahwa permintaan akan naik lagi pada akhirnya.

Angka kematian dari merebaknya wabah virus corona di Cina daratan telah mencapai paling sedikit 1.868 orang dengan 72.436 orang dikonfirmasikan tertular. Namun hari Selasa kemarin adalah pertama kalinya sejak bulan Januari bahwa angka infeksi harian di Cina daratan berada dibawah 2.000 dan pergerakan naik harga minyak mentah belum menyerah.

Dengan mempertimbangkan terusnya terjadi penurunan di dalam kasus baru, para investor akan terdorong untuk mengakumulasikan assetnya pada harga yang lebih murah yang bisa menopang “benchmark” AS dengan baik, apalagi jika Donald Trump kelihatannya akan memenangkan pemilihan Presiden untuk ke dua kalinya, yang akan menjalankan rencana stimulus fiskalnya. Pemerintahan Trump juga sedang mempertimbangkan kemungkinan orang-orang Amerika untuk berinvestasi di pasar saham dengan bebas pajak. Dengan dibukakannya peta rencana pemulihan ekonomi, kita bisa melihat bangkitnya kembali investasi spekulatif yang masuk ke dalam energi.

Kenaikan lebih lanjut dari harga minyak akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $52.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $53.25 dan kemudian $54.52. Sedangkan penurunan harga minyak akan berhadapan dengan “support” terdekat di 51.53 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $50.70 dan kemudian $49.43.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here