(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup naik 8,03 poin atau 0,26 persen pada 3.120,81, tertinggi sejak 17 Februari. Demikian untuk indeks Kospi200 menguat 1,11 poin atau 0,26% ke posisi 424.85, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 426.31 dan sempat turun ke posisi terendah di 422.16.
Sentimen terangkat dari optimisme pasar global akan harapan rebound ekonomi global dari rencana stimulus AS yang masif dan juga kekuatan pasar tenaga kerjanya. Kekuatan saham Kospi juga datang dari laporan ekonomi lokal, inflasi harga konsumen Korea Selatan meningkat menjadi 1,5% per tahun di bulan Maret, tingkat inflasi tertinggi sejak Januari tahun lalu.

Sebagai penggerak pasar hari ini yaitu bursa saham Wall Street akhir pekan lalu AS naik dengan Dow Jones dan S&P 500 mencapai rekor barunya, setelah data non-farm payrolls mengalahkan perkiraan di 916 ribu, pertumbuhan pekerjaan terkuat dalam 7 bulan. Untuk harga minyak mentah berjangka WTI ditutup naik lebih dari 3% menjadi di atas $61 per barel setelah OPEC + telah mencapai kesepakatan untuk secara bertahap mengurangi pengurangan produksi mulai Mei.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 retreat, awal sesi akan naik menuju posisi 426,80 dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks turun ke posisi 423.98 dan jika tembus lanjut ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 430.87 | 428.60 | 426.72 | 424.44 | 422.57 | 420.30 | 418.42 |
| Buy Avg | 422.57 | Sell Avg | 422.35 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



