Indeks Hang Seng Jumat Berakhir Melemah Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Aksi Jual Saham Teknologi

45
hang seng

(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup melemah pada hari Jumat, 24 Juli 2026, tertekan oleh lonjakan tajam harga minyak mentah dunia serta maraknya aksi jual pada saham-saham raksasa teknologi.

Indeks Hang Seng ditutup turun 0,98% atau melemah 247,59 poin untuk mengakhiri perdagangan di level 24.963,23. Sepanjang sesi, indeks bergerak fluktuatif setelah dibuka pada posisi 24.932,50, sempat menyentuh level tertinggi harian di 25.031,34, dan terdorong turun ke level terendah di 24.812,50.

Sebagai indikator sektoral, Indeks Hang Seng TECH ikut anjlok 1,2%. Pelemahan indeks utama sangat dibebani oleh aksi jual pada emiten teknologi berbobot besar, seperti Alibaba Group yang merosot sekitar 3% dan Tencent Holdings yang turun lebih dari 1%, menyusul sikap defensif investor terhadap aksi jual sektor teknologi di Wall Street.

Sentimen negatif pasar dipicu oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia (seperti jenis Brent) hingga melampaui $100 per barel akibat memanasnya ketegangan bersenjata di Timur Tengah serta gangguan pada jalur maritim. Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar atas potensi kembalinya tekanan inflasi tinggi yang dapat mengganggu likuiditas di kawasan Asia.

Meskipun demikian, pelemahan indeks yang lebih dalam dapat diredam oleh divergensi positif pada sektor energi. Saham emiten migas raksasa seperti CNOOC yang menguat 0,9% dan PetroChina yang naik 0,3% tampil sebagai penahan teknis hingga akhir perdagangan.