(Vibiznews – Forex) GBP/USD berhasil menghapus sebagian besar dari kerugian hariannya setelah mengetes 1.2500 pada awal hari. Pada akhir hari, GBP/USD sempat berbalik naik ke 1.2559 sebelum akhirnya turun kembali dan diperdagangkan di sekitar 1.2515. Dolar AS sempat tertekan di bawah di tengah turunnya yields treasury AS sehingga membantu kenaikan pasangan matauang GBP/USD ke 1.2559. Namun pada jam perdagangan selanjutnya dollar AS berbalik menguat sehingga GBP/USD turun kembali ke ke 1.2515.
Pada pagi hari Kamis, GBP/USD sempat meneruskan penurunannya ke arah 1.2500 setelah membukukan kerugian pada hari Rabu. Pasangan matauang ini sempat turun mendekati support kritikal di 1.2480 dengan dollar AS tetap tangguh menghadapi rival-rivalnya pada pertengahan minggu didukung oleh naiknya yields obligasi AS dan lingkungan pasar yang enggan terhadap resiko.
Indeks saham FTSE 100 Inggris turun 0.6% dan indeks saham berjangka AS membukukan kerugian harian sementara investor bersiap menantikan pengumuman kebijakan moneter dari ECB.
Pada malam hari Kamis, GBP/USD berbalik naik dengan berbalik melemahnya dollar AS di tengah turunnya yields obligasi AS. Namun dalam jam perdagangan selanjutnya dollar AS berbalik naik sehingga menekan GBP/USD kembali turun.
“Support” terdekat menunggu di 1.2500 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2480 dan kemudian 1.2420. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2570 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2600 dan kemudian 1.2650.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido


