Rekomendasi EUR/USD 27 September 2022: Jatuh karena Menguatnya USD

796

(Vibiznews – Forex) EUR/USD gagal naik ke atas 0.9700 setelah berusaha pulih sebelumnya dan turun kembali ke arah 0.9600 diperdagangkan di sekitar 0.9611. Sementara itu, dollar AS harus berjuang untuk bisa mengumpulkan kekuatan dengan indeks saham utama di Wall Street diperdagangkan di teritori positip. Hal ini membantu pasangan matauang EUR/USD membatasi kerugian sebelum masuk ke paruh kedua hari Senin.

Namun pada paruh kedua hari perdagangan hari Senin, sentimen pasar berubah menjadi buruk sehingga memberikan dorongan terhadap dollar AS, mengangkat indeks dollar AS kembal ke atas 114.00.

Pada awal minggu pembukaan perdagangan, dollar AS langsung naik membumbung tinggi sehingga menyebabkan EUR/USD melemah dan turun ke kerendahan beberapa tahun yang baru di 0.9549, meskipun kemudian berhasil pulih ke batas 0.9600. Pasangan matauang ini bahkan berhasil naik mencapai 0.9700 pada awal perdagangan sesi Asia dan sekarang diperdagangkan di sekitar 0.9647.

Dollar AS memperpanjang momentum kenaikannya yang terjadi pada hari Jumat minggu lalu di tengah berkuasanya keengganan terhadap resiko. Keprihatinan akan semakin tajamnya pembalikan ekonomi global terus mendorong naik dollar AS, khususnya setelah event – event pada minggu lalu. Beberapa bank sentral termasuk Federal Reserve AS memperketat kebijakan moneter mereka dalam rangka memerangi inflasi yang tinggi dan keras kepala. Ditambah lagi kebanyakan pembuat kebijakan mereview turun ekspektasi pertumbuhan mereka.

Kondisi yang memukul EUR yang lain adalah Jerman yang mempublikasikan IFO Business Climate, yang terkontraksi lebih daripada yang diperkirakan, turun menjadi 84.3 dari sebelumnya 88.5. Ekspektasi juga turun ke 75.2 dari 80.5.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 0.9585 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 0.9550  dan kemudian 0.9500. “Resistance” terdekat menunggu di 0.9690 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 0.9730 dan kemudian 0.9780.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido