(Vibiznews – Forex) EUR/USD sempat berada pada tekanan bearish dan turun ke arah 1,0600 di sekitar 1.0611 pada awal jam perdagangan sesi AS hari Jumat sebagai reaksi awal dari keluarnya data PMI AS.
Data dari AS menunjukkan bahwa aktifitas bisnis di sektor jasa pada bulan Februari terus berkembang dengan kuat, sehingga membantu dollar AS mulai mengumpulkan kekuatannya.
Namun pada jam perdagangan AS selanjutnya EUR/USD berhasil naik kembali ke 1.0631 didorong oleh munculnya arus minat terhadap resiko yang membebani dollar AS. Saham – saham AS mengalami kenaikan menuju ke keuntungan mingguan.
Setelah mengalami kenaikan pada hari Rabu, pada hari Kamis EUR/USD berbalik turun dan kehilangan semua keuntungan yang diperoleh sebelumnya. Namun pada awal hari Jumat, pasangan matauang ini berhasil mengalami rebound dan naik ke atas 1.0600.
Walaupun Euro harus berjuang untuk bisa mengumpulkan kekuatannya sebagai reaksi awal dari munculnya angka inflasi dari zona Euro yang lebih kuat daripada yang diperkirakan, komentar – komentar yang hawkish dari European Central Bank (ECB) semakin kuat dan mendukung naik matauang Euro.
Anggota Dewan Gubernur ECB Pierre Wunsch mengatakan pada awal hari Jumat bahwa tingkat bunga terminal 4% tidak bisa diabaikan apabila inflasi di zona euro tetap tinggi secara persisten.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di 1.0600 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0560 dan kemudian 1.0540. “Resistance” terdekat menunggu di 1.0660 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0700 dan kemudian 1.0720.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido


