(Vibiznews – Forex) EUR/USD berhasil mengumpulkan momentum bullish-nya dan naik ke ketinggian beberapa bulan yang baru di dekat 1.1000 di sekitar 1.0989, pada awal jam perdagangan sesi AS hari Rabu.
Setelah keluar data inflasi AS yang menunjukkan bahwa angka inflasi AS bulan Maret lebih kecil daripada yang diperkirakan, dollar AS berada di bawah tekanan yang berat dan aksi jual USD terus berlanjut, yang menyebabkan pasangan matauang EUR/USD mengalami rally.
Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Rabu mengeluarkan laporan inflasi AS bulan Maret. Consumer Price Index (CPI) AS bulan Maret naik dengan kecepatan 5% per tahun, lebih baik daripada yang diperkirakan sebesar 5.2%.
Angka inti tahunan muncul sesuai dengan yang diperkirakan, naik 5.6%. Angka inflasi bulanan naik 0.1%, di bawah daripada yang diperkirakan 0.3%.
Akibatnya dollar AS langsung jatuh dan EUR/USD naik membumbung tinggi dari 1.0936 pada jam perdagangan sesi Eropa ke 1.0989 pada jam perdagangan sesi AS, level tertinggi sejak awal bulan Februari, karena hal ini berarti tidak ada alasan bagi the Fed untuk menaikkan lagi tingkat bunganya.
Pasar saham naik tajam sementara yields obligasi pemerintah AS turun tajam.
CME FedWatch Tool menunjukkan 69.5% kemungkinan bank sentral AS akan melakukan tindakan hawkish pada pertemuan kebijakan berikutnya dibandingkan dengan 71.2% kemungkinan yang diperkirakan sebelumnya.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di 1.0930 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0890 dan kemudian 1.0835. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1000 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1020 dan kemudian 1.1060.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


