Rekomendasi GBP/USD 11 Mei 2023: Turun dari Ketinggian Selama Satu Tahun

832

(Vibiznews – Forex) GBP/USD kehilangan daya tariknya dan turun ke arah 1.2600 di sekitar 1.2618, setelah sempat naik mencapai level tertinggi dalam satu tahun di 1.2680.

Walaupun dollar AS tetap tertekan di posisi di bawah setelah munculnya angka inflasi AS, Consumer Price Index bulan April yang sesuai dengan yang diperkirakan, kenaikan GBP/USD tetap dibatasi menjelang pengumuman kebijakan moneter dari Bank of England pada hari Kamis.

Angka inflasi AS bulan April, yang diukur oleh Consumer Price Index (CPI), muncul dengan kenaikan 0.4% dari bulan Maret dan kenaikan 4.9% YoY. Konsensus pasar memperkirakan CPI AS bulan April muncul dengan kenaikan 0.4% dari bulan Maret dan kenaikan 5.0% YoY. Sementara CPI bulan Maret naik 5.0% YoY.

CPI inti bulan April yang mengeluarkan angka makanan dan energi, naik 0.4% dari bulan Maret dan naik 5.5% YoY, dibandingkan dengan yang diperkirakan naik 5.5% dan naik 5.6% di dalam laporan bulan Maret.

Kelihatannya pasar menarik nafas lega dengan munculnya angka inflasi yang tidak lebih panas daripada yang diperkirakan. Laporan CPI bulan April ini masuk dalam kategori kebijakan moneter AS yang dovish, yang menginginkan Federal Reserve menghentikan menaikkan tingkat bunga lebih cepat.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indek saham AS mengarah naik sedikit pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai dan juga menghapus kerugian dalam perdagangan semalam setelah laporan CPI dirilis.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 1.2600 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2565  dan kemudian 1.2500. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2650 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2670 dan kemudian 1.2700.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.