(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (23/10) terpantau rebound 39,006 poin (0,58%) ke level 6.780,970 setelah dibuka naik ke level 6.752,450.
IHSG bangkit dari oversold di 3,5 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah mengikuti Wall Street yang dini hari tadi berakhir secara mixed.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,17% atau 27 poin ke level Rp 15.887, dengan dollar AS di pasar uang Asia flat setelah terkoreksi 3 hari di sesi global sebelumnya; bertahap melemah di tengah menurunnya yields US Treasury serta investor mencermati data ekonomi AS minggu ini.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.939, serta terpantau bangkit dari oversold level 3,5 tahun terendahnya, namun masih bearish.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 10,486 poin (0,16%) ke level 6.752,450. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,231 poin (0,25%) ke level 901,243. Pagi ini IHSG menguat 39,006 poin (0,58%) ke level 6.780,970. Sementara LQ45 terlihat naik 0,70% atau 6,338 poin ke level 905,350.
Tercatat saat ini sebanyak 271 saham naik, 160 saham turun dan 214 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street dini hari tadi ditutup variatif dengan Dow Jones dan S&P500 lanjut melemah tetapi Nasdaq menanjak. Sedangkan, bursa regional pagi ini mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,42%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,60%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka rebound dari 3,5 bulan terendahnya oleh bargain hunting, sementara bursa kawasan Asia pagi ini mixed mengikuti Wall Street yang dini hari tadi berakhir juga secara mixed.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya tetap rebound oleh aksi beli di level bawah karena sudah cukup jauh di oversold area, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.925 dan 6.993. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.731, dan bila tembus ke level 6.711.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



