IHSG Rabu Siang Melemah Signifikan 1,1% ke Level 6.676; Berlawanan Arah Bursa Asia

344
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (1/11) terpantau melemah signifikan 75,918 poin (1,12%) ke level 6.676,292 setelah dibuka turun ke level 6.733,512.

IHSG terkoreksi cukup dalam ke 4 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat menjelang rilis the Fed tengah malam nanti, serta mengikuti Wall Street yang ditutup serempak menguat walau terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,29% atau 46 poin ke level Rp 15.948, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah melaju di sesi global sebelumnya; ditopang pelemahan yen ke setahun terendahnya oleh kebijakan dovish BOJ, serta menantikan rilis pertemuan the Fed nanti yang besar kemungkinan mempertahankan suku bunganya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.902, serta terpantau dalam tekanan kembali mendekati level 43 bulan terendahnya..

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 18,699 poin (0,28%) ke level 6.733,512. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,249 poin (0,25%) ke level 890,094. Siang ini IHSG melemah 75,918 poin (1,12%) ke level 6.676,292. Sementara LQ45 terlihat turun 0,94% atau 8,423 poin ke level 883,920.

Tercatat saat ini sebanyak 157 saham naik, 380 saham turun dan 198 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,23%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,04%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Indah Kiat (INKP) -10,42%, Indika (INDY) -9,92%, Tjiwi Kimia (TKIM) -8,50%, dan XL Axiata (EXCL) -7,93%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini ditekan aksi jual ke 4 bulan terendahnya berlawanan dengan regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini variatif bias menguat mengikuti Wall Street yang ditutup serempak menguat walau terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan berusaha mengurangi loss karena sudah jauh di oversold-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.878 dan 6.961. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.665, dan bila tembus ke level 6.622.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group