(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (18/1), terpantau menguat cukup signifikan 97,956 poin (1,19%) ke level 8.310,227 setelah dibuka naik ke level 8.240,472.
IHSG bergerak rebound kuat dari koreksi 2 hari sebelum libur panjang, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Nikkei oleh melesatnya ekspor Jepang sementara bursa lain banyak yang masih libur Imlek, serta mencermati Wall Street yang semalam menguat namun terbatas.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,24% atau 41 poin ke level Rp 16.880, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah mendatar di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar seminggu tertingginya di tengah naiknya tensi geopolitik kawasan Iran serta investor menghindari aset berisiko.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.839, serta terpantau terkoreksi di hari ketiganya ke sekitar 1,5 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 28,201 poin (0,34%) ke level 8.240,472. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,870 poin (0,23%) ke level 831,540. Siang ini IHSG menguat 72,816 poin (0,89%) ke level 8.285,087. Sementara LQ45 terlihat naik 0,55% atau 4,590 poin ke level 834,260.
IHSG kemudian naik di akhir sesi dan ditutup menguat 97,956 poin (1,19%) ke level 8.310,227. Sementara LQ45 terlihat naik 1,07% atau 8,860 poin ke level 838,530. Tercatat saat ini sebanyak 454 saham naik, 216 saham turun dan 145 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,02%, dan Australia ASX 200 yang menanjak 0,54%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari koreksi 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat mixed bias menguat dipimpin Nikkei sementara bursa lain banyak yang masih libur Imlek.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



